Minggu, 26 Desember 2010

Meraih Tiket Surga



Puasa itu,
menahan diri

Pangkal ketenangan hati
dan kedamaian jiwa

Maka,

berpuasalah
agar hati menjadi tenang
dan jiwa menjadi damai

Karena,
suatu malam yang sangat istimewa,
akan menjumpaimu

Karena,
suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan,
akan menemuimu

Karena,
suatu malam yang para malaikat turun,
akan menghampirimu

Karena,
suatu malam yang sangat tenang
dan damai
hingga terbit fajar,
akan dirasakan olehmu

Malam itu,
malam yang telah ditentukan

Malam itu,
malam lailatul qodar

Maka,
berpuasalah
agar hati menjadi tenang
dan jiwa menjadi damai

Karena,
suatu ketika yang pasti,
kematian akan menjemputmu

Karena,
Tuhanmu akan memanggilmu,
saat dalam ketenangan jiwamu

Karena,
Tuhanmu akan memasukanmu,
ke dalam Surga milik-Nya

Karena,
Tuhanmu akan meridloimu,
dan Engkaupun akan meridloi-Nya

Maka,
berpuasalah,
agar engkau dapat memasuki Surga-Nya

Maka,
berpuasalah,
agar Tuhanmu ridlo
dan engkau pun ridlo kepada-Nya

Jika,
Surga membuatmu terpacu
untuk melakukan kebaikan

Maka,
raihlah tiket
untuk memasukinya

Jika,
ketenangan jiwa
telah menjadi bagian dari dirimu

Maka,

arahkan tujuan
kepada Tuhan
Sang Pemilik Surga
dalam keridloanmu
dan keridloan-Nya ....

(Cuplikan dari Novel Meraih Tiket Surga, karya : Abdurrachman al Hakim)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar