Rabu, 24 Agustus 2011

Kejujuranmu Telah Hilang, Kawan....

Oleh Srie
  Aku masih mengenalimu kawan. Meski kini engkau terlihat jauh lebih gemuk dan tampak lebih subur. Wajahmu, memang sedikit agak berbeda. Tentu saja, engkau tampak jauh lebih tua, bahkan dari usiamu. Ah, mungkin salah penglihatanku saja....
  Cara bicaramu, masih hampir seratus persen sama seperti ketika puluhan tahun yang lalu. Begitupun saat engkau berdiri, berjalan atau sedang duduk. Hanya tatapan matamu yang terlihat menyimpan sesuatu. Aku tidak mengenalmu seperti itu. Sungguh, hanya tatapan itu yang tampak begitu asing bagiku.


  Dulu. Engkau, adalah sosok yang jujur, kawan. Itu yang aku kenal lama tentang dirimu. Idealisme yang kuat, menjadi salah satu ciri khasmu. Itu, salah satu yang aku kagumi sejak lama tentang dirimu. Kekaguman yang sama terhadap kawan-kawanmu dulu.
  Kejujuran. Tampaknya, kini mulai hilang. Yah, kini telah hilang. Sesuatu yang tidak aku lihat lagi untuk saat ini. Saat aku melihatmu hanya melalui layar kaca televisi. Benarkah, itu sungguh-sungguh dirimu? Entahlah. Mungkin, aku saja yang salah mengamatinya.
  Ya, kita memang sudah sangat jarang bertemu. Hanya sesekali SMS yang masih terhubung, atau sesekali saling sapa melalui telepon. Itupun sudah sangat terbatas bisa terjadi. Aku sangat memaklumi....
  Engkau, kini sudah sangat sibuk, kawan. Jabatanmu yang kini kau sandang membuatmu sosok yang sangat berbeda. Maaf, kawan..... Kini, engkau telah menjadi sosok yang dulu engkau kritik juga.......
  Semoga aku yang salah baca..... 
  Selamat berpuasa..... *** [Srie]
  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar