Sabtu, 22 Oktober 2011

Darah Segar, Allahu Akbar

Oleh Sri Endang Susetiawati

Tuhan,
Kembali aku tak mampu
Sebutkan nama-Mu

Bahkan,
Saat aku hendak bersujud untuk menghadap-Mu
Dalam shalat
Kuangkat kedua telapak tangan untuk mendekat kedua telingaku
Kuucapkan....
Allahu Akbar....
Terasa berat
Seakan,
Aku tak sanggup ucapkan kata itu
Lidahku kelu
Khusyu menjadi terganggu


Aksi sadis
Sangat miris
Brutal terlintas di mata
Kejam
Bersorak-sorai
Teriak
Tertawa
Bertepuk tangan
Gembira

Luka menganga
Aniaya terus mendera
Tontonan dengan mata telanjang
Darah segar mengalir terus terbayang

Mulut-mulut teriakkan kata-kata
Bersama
Berulang
Bersahutan
Memekakkan telinga
Allahu Akbar!!! Allahu Akbar!!!
Atas nama-Mu

Aku terpaku
Diam
Nalarku tak lagi mengerti
Beku
Hatiku tak sanggup lagi merasakan derita
Kekerasan
Tak berperikemanusiaan

Kemanakah kasih sayang atas nama-Mu?
Cinta,
Telah Engkau cabut?
Benci,
Engkau biarkan membakar?
Mereka,
Hewan berjasad manusia?
Mereka,
Lebih rendah
Hina, sehina-hinanya?

Peradaban menjadi tanda tanya!

Tuhan,
Aku tetap bersujud menghadap-Mu
Memohon
Berharap
Aku terus berdoa
Maha Suci,
Nama-Mu... ***

By Srie
Salam Persahabatan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar