Minggu, 16 Oktober 2011

E-Book (2): Guru dan Kritik Pendidikan

Oleh Sri Endang Susetiawati
Pendidikan merupakan masalah yang tak akan pernah usai. Sebagai bagian penting dari masalah bangsa, pendidikan akan selalu mendapatkan masukan dan kritikan yang tiada henti dari berbagai pihak yang terkait. Tujuannya, tak lain adalah agar pendidikan kita dapat memenuhi harapan masyarakat, baik dalam kontek mutu, keterjangkauan maupun pemerataan kesempatan bagi semua warga negara di seluruh pelosok nusantara.
Nah, buku “GURU dan KRITIK PENDIDIKAN” edisi e-book ini merupakan hasil pengamatan dan renungan dari pelaku langsung di bidang pendidikan. Berdasarkan pengalamannya yang hampir 20 tahun menjadi guru, penulis hendak memberikan pandangan dan pendapatnya sendiri mengenai bagaimana pendidikan saat ini. Kritik yang diberikan atas dunia pendidikan, diusahakan diberikan tawaran solusi yang dianggapnya lebih realistis, setidaknya dari sudut pandang para guru yang selama ini acapkali terabaikan.

Pada bagian pertama, penulis menguraikan tentang dunia pendidikan dalam perspektif kebijakan secara umum yang diakitkan dengan kenyataan di lapangan sehari-hari. Filosofi pendidikan sebagai proses perubahan tingkah laku anak didik dikritisi terutama dikaitkan dengan masalah lain di sekitar dunia pendidikan. Antara lain, terkait dengan masalah kebijakan pemberlakuan Ujian Nasional (UN) yang kontroversial, upaya memasukkan pendidikan karakter, kaitan dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, hingga masalah budaya membaca.
Bagian kedua dari buku ini, secara khusus mengupas tentang UN dari berbagai sisi, terutama terkait dengan konsistensi kebijakan pemerintah atas UU Sisdiknas 2003. Dalam bagian ini, UN disebutkan bukan saja dianggap tidak konsisten atas UU Sisdiknas, namun dianggap tidak sejalan dengan misi pendidikan itu sendiri, yakni membangun perilaku yang baik dan jujur. UN, dianggap justru melahirkan msalah baru dalam dunia pendidikan, baik dalam konteks keseluruhan peroses pembelajaran, maupun dalam konteks yang jauh lebih besar lagi, yaitu menumbuhkan budaya negatif, seperti ketidakjujuran dan perilaku instan.
Bagian ketiga buku ini, lebih menguraikan mengenai banyak hal yang terkait dengan guru, antara lain bagaimana seharusnya menjadi guru yang baik. Sejumlah kiat praktis pun diuraikan agar guru mampu mengatasi sejumlah masalah yang biasa dihadapi saat berada di kelas. Masalah lain yang turut berpengaruh atas kinerja guru pun diuraikan, antara lain bagaimana kaitan dengan masalah kesejahteraan guru dan tugas kesehariannya.
Demikianlah, buku dengan 145 halaman yang merupakan kumpulan tulisan karya penulis sendiri tentang pendidikan ini sengaja diterbitkan sebagai bagian dari upaya memberikan masukan dan kritik atas dunia pendidikan. Menurut hemat penulis, isi buku ini cukup ringan, namun diharapkan akan mampu memberikan pencerahan bagi para pembacanya, khususnya bagi para guru,  praktisi dan peminat pendidikan. Paling tidak, dengan membaca buku ini akan memperoleh gambaran yang lebih realistis berdasarkan pengalaman sehari-hari yang dihadapi oleh penulis selama menjadi guru di sekolah.*** By Srie.
Salam Persahabatan
Srie

Tidak ada komentar:

Posting Komentar