Kamis, 27 Oktober 2011

Kunci Sukses Belajar (2): Angka 65 % dan Atasi Kesulitan Belajar

Oleh Sri Endang Susetiawati
(Tulisan sebelumnya Klik di sini)

Angka Minimal 65 %
Sekarang, bagaimana kamu mengukur diri sendiri apakah kamu telah menguasai materi yang telah dibaca ataukah belum ? Mulailah kamu berlatih jujur dengan menjadi penilai bagi diri kamu sendiri. Ukuran bahwa kamu telah cukup menguasai materi adalah apabila jumlah soal yang dikerjakan dengan benar sekurang-kurangya 65 % dari jumlah keseluruhan soal latihan yang ada atau nilai kamu 6,5.
Selanjutnya, jika kamu telah mampu mengerjakan sekurang-kurangnya 65 % jumlah soal yang benar, maka kerjakan kembali soal-soal yang dijawab salah dengan cara membaca kembali materi yang telah dibaca. Pastikan, kali ini kamu telah menjawab dengan benar, minimal 90 % dari jumlah soal  secara keseluruhan. Pastikan pula, dari 90 % soal yang telah dijawab dengan benar itu, kamu memang sungguh-sungguh mampu menjawabnya sendiri, memahami dan menguasai soal dan jawabannya, bukan sekadar berdasarkan kunci jawaban. 

Lalu, bagaimana jika nilai kamu ternyata kurang dari 6,5, atau jumlah jawaban yang benar kurang dari 65 % ? Jika soal-soal yang dijawab benar berjumlah kurang dari 65 %, maka hal ini berarti kamu dapat dianggap belum menguasai materi yang telah dibaca. Kamu perlu mengulangi lagi membaca materi yang sedang dipelajari, sama seperti semula saat kamu belum membaca materi pelajaran.
Selanjutnya, kerjakan kembali soal-aoal latihan dengan tanpa melihat materi dan tanpa melihat kunci jawaban.  Ingat, jika ada soal-soal yang sulit dikerjakan atau tidak bisa dijawab, biarkan saja dan lewati. Ini penting, untuk membiasakan kamu bersikap jujur pada diri sendiri. Agar kamu benar-benar tahu, materi mana yang sudah kamu kuasai dan mana yang belum kamu kuasai.
Usai mengerjakan soal-soal latihan, kembali kamu harus mengukur sejauhmana hasil pekerjaan kamu itu. Sekarang cocokkan kembali jawaban kamu dengan materi yang ada, atau lihatlah kunci jawaban. Berapakah jumlah soal yang telah kamu jawab dengan benar ?
Pastikan, kamu memerlukan jawaban soal yang benar minimal 65 % dari seluruh soal yang ada agar kamu dianggap telah cukup menguasai materi. Jika benar kamu telah menjawab minimal 65 % soal-soal dengan benar, maka kamu lanjutkan belajar dengan mengerjakan kembali soal secara terbuka, atau boleh melihat materi, hingga kamu mampu menjawab dengan benar minimal 90 % dari jumlah soal yang ada. Begitulah seterusnya, sebagai acuan kamu dalam belajar dan berlatih mengerjakan soal-soal latihan.

Atasi Kesulitan Belajar
Sekarang, bagaimana jika setelah diulangi mengerjakan soal kembali, ternyata kamu tetap memperoleh nilai dibawah 6,5 atau soal-soal yang dijawab dengan benar, jumlahnya kurang dari 65 %  ? Jika memang hasilnya masih demikian, maka yakinlah, kamu tidak perlu bersedih, dan tidak harus pesimis. Bahkan, kamu pun tidak usah langsung menilai diri sendiri sebagai anak pelajar yang bodoh atau kurang pintar !
Dalam hal ini, sesungguhnya tidak ada seorang anak yang bodoh atau tidak  pintar. Namun, yang ada hanyalah anak yang masih lambat dalam memahami dan menguasai materi pelajaran. Amat mungkin, yang ada hanyalah anak yang memiliki masalah atau anak yang menemui kesulitan dalam belajar. Sehingga, proses belajar dan latihan menjadi agak terganggu dan kurang lancar.
Dalam hal ini, kamu perlu terbiasa berlatih dalam mengatasi kesulitan belajar yang dihadapi oleh kamu sendiri. Mengapa seorang pelajar, mungkin juga kamu, dapat mengalami masalah atau kesulitan dalam belajar ? Kamu perlu mengetahuinya sendiri mengenai penyebabnya, lalu sebisa mungkin kamu mencoba untuk belajar mengatasinya pula. Mengapa ? Karena, kamu sendiri yang tahu persis tentang diri sendiri !
Ada beberapa kemungkinan yang menjadi faktor penyebab seorang anak mengalami kesulitan dalam belajar atau berlatih. Kemungkinan pertama, kamu memiliki masalah belajar dalam hal kecepatan memahami dan menguasai materi pelajaran yang kamu baca dan kamu pelajari. Langkah yang harus kamu lakukan sebagai jalan keluar adalah tambahlah waktu jam belajar kamu di rumah, agar lebih lama dan lebih sering dari biasanya kamu belajar.
Barangkali, kamu termasuk anak yang perlu waktu belajar yang agak lebih lama bila dibandingkan dengan dengan teman-teman kamu yang lebih cepat dalam belajar. Jika teman kamu perlu satu jam untuk menguasai suatu materi pelajaran, maka mungkin kamu memerlukan waktu 1,5 jam, 2 jam atau 3 jam untuk dapat menguasai materi pelajaran yang sama. Jika kamu masih kalah cepat dalam belajar, maka kamu hanya perlu lebih lama saja dalam waktu belajar agar hasil belajar bisa sama. Sekali lagi, tidak ada anak yang bodoh, yang ada, - mungkin  untuk sementara -, kamu perlu tambahan waktu yang lebih lama dalam belajar.
Kemungkinan kedua, kamu memiliki masalah belajar dalam hal tahapan pemahaman dan penguasaan materi sebelumnya yang seharusnya kamu telah pahami dan kuasai terlebih dahulu. Kesulitan belajar dikarenakan ada materi terkait sebelumnya yang belum kamu kuasai, sehingga kamu seperti meloncat dalam belajar. Meski bersifat umum dan berlaku untuk semua mata pelajaran, kesulitan jenis ini, biasanya lebih terasa pada mata pelajaran eksakta, seperti Matematika dan IPA.
Kesulitan belajar bisa jadi disebabkan oleh ketertinggalan kamu dalam menguasai materi sebelumnya, atau bahkan lebih jauh lagi. Misalnya, dikarenakan oleh kurangnya kamu, dalam menguasai matematika dasar, yang seharusnya telah kamu kuasai pada jenjang kelas sebelumnya. Antara lain, misalnya saja kamu kurang begitu menguasai materi perkalian atau pembagian bilangan, persamaan bilangan, persamaan matematika atau rumus matematika yang lainnya. ***By Srie

(Bersambung.....)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar