Kamis, 03 November 2011

Kunci Sukses Belajar (7): Menguasai Lebih Awal


Oleh Sri Endang Susetiawati
Setelah kamu menguasai materi pelajaran pada sehari sebelum diajarkan di kelas (H-1), cobalah untuk lebih menguasai lagi berdasarkan hitungan waktu. Caranya, kuasai materi pelajaran pada jauh hari sebelum materi pelajaran itu akan diajarkan di kelas.
Secara bertahap, mungkin kamu akan menargetkan untuk menguasai materi pelajaran pada dua hari sebelum materi diajarkan di kelas (H-2), terus lebih maju lagi pada H-3, sampai dengan H-7 atau M-1 (satu minggu sebelumnya). Jika M-1 telah dapat kamu lakukan, lanjutkan terus hingga kamu dapat menguasai materi pelajaran hingga B-1 (satu bulan sebelum diajarkan), bahkan hingga S-1 (satu semester sebelum diajarkan).

Pernahkah kamu membayangkan bagaimana kamu telah menguasai materi pelajaran hingga jauh hari, seminggu, sebulan atau satu semester sebelum materi itu diajarkan oleh guru di kelas ? Pada umumnya, sebagian besar siswa akan menggeleng-gelengkan kepala, atau sekedar tersenyum simpul pertanda heran, atau bahkan tak terbayangkan sama sekali.
“Kalau harus B-1 atau bahkan S-1, saya tidak terbayang, bu. Bagaimana belajarnya, bagaimana membagi waktunya ?” komentar salah seorang diantara siswa.
“Betul, bu. Terus, apa berarti kita terus-menerus belajar di kamar, hingga tidak sempat keluar rumah untuk bermain atau bertemu teman ?” komentar siswa lainnya.
Sebagian besar siswa akan menanggapinya dengan keraguan bahwa hal itu dapat dilaksanakan oleh mereka.  Komentar atau pertanyaan semacam itu, pada awalnya akan menjadi hal yang umum atau lumrah, yang mengisyaratkan nada pesimis bahwa kecil kemungkinan mereka akan dapat menguasai materi pelajaran, pada jauh-jauh hari sebelumnya, hingga sebulan atau satu semester sebelum diajarkan di kelas.
Padahal, bagi mereka yang telah sungguh-sungguh mau menguasai belajar dengan sukses, saat B-1 atau S-1, bukanlah sesuatu yang mustahil akan dapat dicapai.
“Semua sangat tergantung pada diri masing-masing, apakah kita akan menempatkan waktu di awal, di tengah atau di akhir. Semua ada akibatnya masing-masing” kata seseorang yang pernah sukses belajar hingga B-1, dan S-1.
Ingatlah, bahwa menguasai materi pelajaran pada jauh-jauh hari sebelum diajarkan di kelas akan memberikan peluang dan kemampuan yang lebih pada kamu dalam meraih sukses belajar. “Waktu adalah pedang” kata pepatah lama dari Arab. Pedang adalah lambang kekuatan senjata saat itu. Jika kamu memiliki banyak waktu, maka kamu akan memiliki banyak kekuatan yang dapat digunakan oleh kamu dalam meraih kesuksesan.
Jika kamu memiliki banyak waktu, maka kamu punya kesempatan yang lebih banyak untuk melakukan banyak hal, sehingga akan lebih mampu bagi kamu untuk dapat merencanakan dan menyempurnakan sesuatu, termasuk dalam hal belajar. Sebaliknya, jika kamu kurang banyak memiliki waktu, atau bahkan kamu terlambat sekali dari segi waktu, maka kamu akan sedikit memiliki peluang yang dapat digunakan bagi kamu dalam mengerjakan suatu hal.
Tidak ada kesempatan untuk merencanakan secara lebih baik dalam hal belajar. Bahkan kamu akan merasa tidak dapat melakukan sama sekali, dikarenakan oleh waktu yang telah lewat. Semuanya dianggap sudah terlambat . Sebagai akibatnya, waktulah yang akan mengatur kamu dan menentukan resiko apa yang harus kamu tanggung. Kamu akan terlihat terburu-buru, gelisah, tidak siap, atau bahkan bisa gagal sama sekali.
“Waktu, dengan demikian, ibarat pedang yang telah membunuh kamu sendiri, secara perlahan-lahan, hingga kamu sendiri tidak menyadarinya”.
Dengan penguasaan materi yang jauh-jauh hari telah kamu miliki, maka kamu punya kemampuan yang lebih banyak untuk mengatur dan merencanakan kapan kamu sebaiknya belajar, kapan kamu bermain atau kapan kamu kumpul-kumpul bersama teman-teman. Waktulah yang akan diatur oleh kamu, bukan sebaliknya kamu yang diatur oleh waktu.
Pernahkah kamu memperhatikan, adakah seorang teman di antara kalian yang telah siap dalam belajar, justru terkesan lebih tenang dan santai saat ada di sekolah, bahkan termasuk saat mereka hendak mengikuti ulangan ?  Namun, keadaan yang sebaliknya terjadi pada mereka yang belum siap ulangan. Mereka terlihat begitu sibuk, seperti membaca-baca buku, muka gelisah atau cemas, hingga tak jarang mereka tetap tidak mau beranjak dari tempat duduknya. Sangat mungkin, karena mereka baru belajar untuk mempersiapkan ulangan pada saat semalam sebelumnya. 
“Seseorang yang memiliki banyak waktu, akan cenderung jauh lebih tenang. Sebaliknya, kesempitan waktu akan melahirkan ketergesaan dan kegelisahan yang nyata pada seseorang” ucap bu guru saat memotivasi siswanya di kelas.***By Srie

(Bersambung.......)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar