Selasa, 08 November 2011

Persaingan Kian Ketat, SMS Komodo Bakal Tembus Satu Milyar


TEMPO Interaktif, Jakarta -Semakin ketatnya persaingan sebagai satu dari tujuh keajaiban dunia terbaru diperkirakan akan meningkatkan jumlah pesan singkat dukungan kepada masing-masing kandidat.
Ketua Tim Pendukung Pemenangan Komodo (P2K) Emmy Hafild, memperkirakan angka total dukungan kepada 28 kandidat akan menembus satu miliar pesan singkat. "Perkiraan saya akan tembus target yang dipatok panitia penyelenggara sebesar 1 miliar pesan," kata dia kepada Tempo, Senin 7 November 2011.

Pekan ini adalah pekan terakhir penentuan tujuh keajaiban dunia baru. Penyelenggara ajang itu, New7Wonders of Nature, mengumumkan Taman Nasional Komodo masuk satu dari 10 besar finalis untuk voting sementara dan memasuki tahap berikutnya. Pengumuman pemenang, seperti dikutip situs new7wonders, akan akan berlangsung pada 11 November 2011.

Sepuluh finalis New7Wonders menurut abjad adalah Dead Sea atau Laut Mati (Jordania, Israel, Palestina), the Grand Canyon (AS), the Great Barrier Reef (Australia), Halong Bay (Vietnam), Jeita Grotto (Lebanon), Jeju Island (Korea Selatan), Komodo Island atau Pulau Komodo (Indonesia), Puerto Princesa Underground River (Filipina), Sundarbans (Bangladesh, India), dan Vesuvius (Italia). Hasil ini menunjukkan Pulau Komodo akan bersaing ketat dengan para kandidat lain dari sesama Asia. Meski begitu ini bukan perolehan akhir.

Emmy meyakini angka jumlah dukungan akan menembus angka itu lantaran memasuki pekan terakhir ini, banjir dukungan sepertinya akan terus terjadi. Untuk Pulau Komodo misalnya, ia mengaku cukup terkejut dengan perolehan dalam satu bulan terakhir. Menurutnya, "Bulan lalu Pulau Komodo masih tidak diperhitungkan, tapi bulan ini kita masuk 10 besar. Artinya peningkatannya pesat," ujarnya.

Namun demikian, ia mengaku tak mengetahui berapa jumlah dukungan kepada Pulau Komodo sampai hari ini. "Kami juga meraba-raba, karena panitia penyelenggaran tidak memperolehkan untuk membuka data itu," ujarnya.
Namun, Emmy mengaku tak khawatir atas ketertutupan pihak penyelenggara itu. "Nanti kan ada yang audit dan itu juga disahkan oleh Pemeruintah Kota Zurich, Swiss," ujarnya saat ditanya darimana pihaknya tahu jumlah dukungan yang masuk untuk Pulau Komodo. Ia juga mengatakan, gencarnya pihak kompetitor dalam mempromosikan daerahnya untuk merebut gelar ini diperkirakan akan semakin membuat pesan dukungan membanjir. "Saya pikir bisa jauh diatas satu miliar pesan," jelasnya.


FEBRIYAN

Tidak ada komentar:

Posting Komentar