Kamis, 02 Februari 2012

Skandal Amoral Ketum PB HMI: Pengurus Mundur dan Mosi Tidak Percaya

 Dugaan skandal amoral, atau tuduhan perbuatan asusila yang dialamatkan pada Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) telah menimbulkan reaksi keras dari sesama fungsionaris dan kader HMI. Sejumlah alumni HMI pun telah cukup banyak memberikan keprihatinan atas kasus yang menimpa adik-adiknya di HMI.

Pada tanggal 26 Januari 2012 lalu, bertempat di Sekretariat PB MHI, sejumlah pengurus PB HMI menggelar konferensi pers terkait sknadal yang menimpa Ketum PB HMI, sdr. Noer Fajrieansyah dengan seorang perempuan kader HMI (Kohati) yang telah mengakui segala perbuatannya.

Sekurangnya 7 Staf Ketua PB HMI menyatakan pengunduran diri, yang kemudian bersama sejumlah fungsionaris lainnya, dilanjutkan dengan pernyataan mosi tidak percaya kepada sdr. Noer Fajriensyah sebagai KETUM PB HMI. Hingga saat ini, masih diupayakan tanggapan langsung dari yang bersangkutan terkait tuduhan yang menimpa dirinya.

Kronologi selengkapnya mengenai masalah tersebut dapat dibaca pada dokumen yang ditandatangani oleh pihak yang bersangkutan, berikut ini.


Dkandal Ketum PB HMI -

1 komentar:

  1. semua adalah proses, tetapi kalau ta ada car lain, baru cara yang lain?

    BalasHapus