Senin, 26 November 2012

Ganti Kurikulum Baru, Anggaran Biaya Rp 171 Miliar


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah berencana akan mengubah kurikulum Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, serta Sekolah Menengah Kejuruan pada tahun 2013 mendatang. Besarnya anggaran pergantian kurikulum pendidikan nasional tahun 2013 sebesar 171 Miliar.
“Pergantian kurikulum pendidikan nasional itu tidak gratisan. Saya berharap besarnya anggaran penyempurnaan kurikulum pembelajaran dan pembukuan dalam rangka penyempurnaan kurikulum pendidikan nasional tahun 2013 berbanding lurus dengan output yang akan didapatkan,” kata Anggota Komisi X DPR Herlini Amran, Senin (26/11/2012).

Tahun 2012 dianggarkan sebesar 171 Miliar di Direktorat Badan Penelitian Dan Pengembangan dan rencananya akan disusulkan ditingkatkan sebesar 179 Miliar lagi pada tahun 2013 oleh Kemendikbud.
Herlini meminta Mendikbud memberikan laporan evaluasi perkembangan kurikulum pendidikan yang lalu kepada Panja Kurikulum Komisi X DPR sebelum menjelaskan kepada publik setiap hasil penelitian kurikulum, sekolah rintisan kurikulum, model kurikulum, dan bahan kebijakan yang dibiayai anggaran tersebut.
“Ini menjadi penting sebagai evaluasi bahwa KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) memang telah diteliti layak disempurnakan,” ujarnya.
Politisi PKS ini melanjutkan jika evaluasi berbasis riset itu tidak dilakukan, ia khawatir terjadi malkonsepsi penyusunan kurikulum. Bisa saja produk akhirnya prematur lagi seperti kurikulum-kurikulum sebelumnya.
“Atau mungkin benar adanya, kurikulum baru itu, ya proyek buku baru Kementerian. Lah wong, Pusar Kurikulum dan Perbukuan (Puskurbuk) kemarin menyatakan bukunya sudah siap dicetak. Padahal belum ada evaluasi kurikulum lama, begitupun kurikulum baru belum di uji publik dan sempurnakan lebih lanjut,” ujarnya.
Herlini berharap masyarakat memiliki keinginan yang sangat kuat untuk segera menyempurnakan kurikulum KTSP. "Saya siap menagih janji Kemendikbud yang akan melahirkan kurikulum baru yang mengutamakan karakter atau penguatan moral ketimbang nilai,” tandasnya.
BERITA LAINNYA
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

1 komentar:

  1. kalau diganti kurikulumnya pasti banyak juga daftar maupun kegiatan yang dirubahh,,

    BalasHapus