Rabu, 07 November 2012

Pembayaran Tunjangan Profesi Guru Diusulkan Tiap Bulan


JAKARTA, KOMPAS.com - Pembayaran tunjangan profesi guru, diusulkan untuk dilakukan tiap bulan. Dengan demikian, guru dapat mengetahui ketepatan jumlahnya, serta potongan pajaknya. Pembayaran diusulkan dilakukan pada akhir bulan.
"Kalau sekarang ini, kami tidak tahu patokan yang dipakai pemerintah untuk membayar tunjangan profesi tiap guru. Kalau dicek, jumlahnya tidak sama dengan gaji pokok yang sekarang," kata Retno Listyarti, Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), Selasa (6/11/2012) di Jakarta.

Dari laporan guru yang dihimpun FSGI di 29 daerah, para guru umumnya terlambat menerima pembayaran tunjangan profesi. Hanya guru di Kabupaten Way Kanan, Lampung, yang melaporkan pembayaran tepat waktu per tri wulan.
Di pengujung tahun ini, ada guru yang belum dibayar tiga bulan hingga enam bulan. Pejabat dinas pendidikan di Kota Bogor, Jawa Barat dan Kabupaten Pandeglang, Banten, misalnya, terang-terangan menyatakan tidak bisa membayar tunjangan profesi penuh 12 bulan karena transfer dana dari pusat kurang.
Ketidakberesan dalam penyaluran tunjangan profesi guru, sepertinya sengaja dibuat-buat oleh birokrat. "Tidak ada niat baik untuk segera memperbaiki masalah yang rutin tiap tahun, dalam penyaluran tunjangan profesi pada guru," kata Heru Purnomo, pengurus FGSI. [Editor: Agus Mulyadi]


1 komentar:

  1. wah benar itu ,, di temat saya juga bnyak guru yang belum daper gaji

    BalasHapus