Sabtu, 22 Desember 2012

Blog Srie Berusia 2 Tahun (Bagian 1): Berawal Hobi Menulis



Blog Srie Berusia 2 Tahun (Bagian 1): Berawal Hobi Menulis
Srie, - Hari ini, 22 Desember 2012, tepat 2 tahun Blog Srie hadir di jagat maya. Usia yang masih pemula untuk ukuran sebuah Blog yang tergolong balita.
Berawal dari lanjutan hobi menulis, Blog yang sederhana ini terlahir. Tujuannya, tak lain untuk menampung tulisan itu sendiri.
Blog Srie, dengan demikian berfungsi sebagai tempat arsip untuk beragam tulisan pribadi. Baik tulisan yang telah lama maupun tulisan baru yang muncul setelah Blog ini hadir.
Sekurangnya ada tiga keuntungan dengan menjadikan Blog sebagai tempat arsip. Pertama, tulisan milik sendiri yang sebelumnya sempat berserakan di kamar pribadi, menjadi tidak hilang dan terkumpul dengan rapi di sini.
Kedua, pencarian dan pemanfaatan tulisan yang telah lama sekalipun menjadi lebih praktis dan mudah, misalnya untuk keperluan dibaca ulang, diperbaiki atau untuk keperluan sharing bagi teman-teman, sesama guru atau siswa yang membutuhkan.
Ketiga, - ini yang baru disadari setelah sebulan ngeblog – yaitu Blog ternyata dapat memacu kita untuk lebih banyak menulis, dan terus menulis lagi.
Rekonstruksi Pengetahuan
Maka, fungsi Blog pun setahap lebih meningkat lagi. Apakah itu? Blog mampu memancing kita untuk menuangkan hampir semua pengetahuan atau pengalaman yang dimiliki agar direkonstruksi dalam bentuk tulisan.
Harapan pun muncul, agar suatu ketika tulisan dalam Blog ini dapat diwariskan, paling tidak untuk anak-anak sendiri. Niatnya, adalah sebagai bagian dari amal jariyah dan ilmu yang bermanfaat yang semoga akan terus mengalir hingga abadi.
Fokus tulisan mulai muncul, dengan dua tema utama, yaitu masalah pendidikan dan nilai-nilai keislaman yang menjadi dasar spirit pembentukan karakter. Gagasan mengenai pendidikan terfokus pada bagaimana menghadirkan proses pembelajaran yang lebih efektif dan menarik bagi siswa.
Sementara itu, gagasan mengenai Islam hendak menghadirkan ajaran ini sebagai sebuah pembentuk akhlak mulia dan penyemangat perubahan bagi kaum muslim atau para pemeluknya.
Antara lain, Islam harus dihadirkan dengan wajah dan perilaku yang damai, bermanfaat, dan rahmatan lil ‘alamin, sekaligus mendorong agar pribadi-pribadi muslim menjadi bagian dari bukti-bukti keunggulan ajaran samawi ini.
Sedangkan sebagai sebuah ajaran perubahan sosial, islam harus hadir sebagai bagian dari solusi bagi masyarakatnya, untuk dapat berubah ke arah yang lebih baik, lebih adil dan lebih sejahtera. [Baca: Islam, Ajaran damai dan Perubahan Sosial]
Bergabung di Kompasiana
Memasuki usia bulan ketiga Blog terjadi perubahan yang cukup berarti. Apakah itu? Tepat awal Februari, penulis bergabung dengan Kompasiana, media sosial milik grup Kompas. [Lihat:www.kompasiana.com/srie]
Secara perlahan, fokus tulisan Blog menjadi agak berubah, kian mengikuti tema-tema aktual yang sedang berlangsung. Antara lain, terkait berita-berita di seputar Ujian Nasional (UN), peristiwa politik, kasus korupsi, dan lain-lain.
Dari segi pemuatan tulisan, dapat dikatakan pula, bahwa tulisan-tulisan di Blog sebagian besar hanya merupakan pemuatan ulang dari apa yang ditulis di Kompasiana. Suatu keadaan yang baru benar-benar disadari beberapa waktu kemudian.
Bukan hanya itu, intensitas dan keasyikan mengikuti blog keroyokan di Kompasiana yang sangat banyak pembaca dan komentar, termasuk ajang diskusi yang panjang berdampak cukup lumayan.
Tanpa disadari, keasyikan ini telah menyita waktu dan perhatian yang cukup banyak. Sehingga, dalam jangka waktu yang cukup lama telah “menelantarkan” keberadaan Blog Srie sendiri, menjadi Blog kedua bagi penulis.
Pelajaran Positif: Aktual dan Populer
Meski begitu, interaksi selama di Kompasiana memperoleh pelajaran dan pengalaman positif yang sangat berharga. Apakah itu? Yakni, terkait bagaimana menulis sebuah tulisan yang dikaitkan dengan aktualitas isi tulisan dan cara penulisan itu sendiri yang lebih enak dibaca, ringan dan populer bagi pembaca.
Dalam hal ini, maka nilai informasi, berita atau analisa terkini dan populer menjadi amat relevan untuk dikawinkan dengan gagasan-gagasan pokok semula yang cenderung abai atas sisi aktualitas dan bentuk tulisan yang cenderung lebih formal dan terasa berat.
Kesadaran untuk mengembalikan posisi Blog Srie sebagai tempat pertama kembali, serta mengawinkan gagasan awal dengan semangat aktual dan populer telah mengantarkan pada bentuk dan format Blog Srie yang relatif baru dan agak berbeda dari konsep sebelumnya.
Blog tidak lagi berfungsi sebagai tempat arsip tulisan semata. Namun, Blog juga harus berfungsi sebagai media informasi, sekaligus menjadi tempat menyampaikan opini terkini dan populer pada suatu waktu tertentu.
Tinggalkan Copas
Pada awal tahun 2012,Blog Srie sempat hadir dalam format baru dengan semangat sebagai pustaka digital. Artinya, Blog ini akan menjadi tempat bagi beragam tulisan yang dianggap penting, dan relevan untuk diketahui dan perlu dibaca. Termasuk pula, menghadirkan informasi aktual dalam bentuk tulisan berita-berita terkini.
Satu hal yang kemudian agak dikoreksi adalah hadirnya tulisan-tulisan milik orang atau pihak lain di Blog Srie, yang ternyata di dunia maya tidak dapat ditoleransi. Jika tetap demikian, Blog akan dituding sebagai Blog duplikasi atau copy paste (copas) tulisan, meskipun penulis asli dan link asli disertakan.
Sesuatu yang sangat diharamkan oleh para pegiat online yang menjunjung tinggi orisinilitas tulisan. Pada titik ini, sangat sepakat, dan mulai awal Nopember lalu Blog Srie bertekad untuk tidak lagi memuat tulisan-tulisan berlabel Copas.
Sejumlah tulisan copas yang terlanjur dimuat, secara bertahap akan diperbaiki, disesuaikan, dan untuk selanjutnya dihilangkan sama sekali. Tulisan bertemakan berita yang bersumber dari berita online lainnya akan ditulis ulang dengan pendekatan reportase sekunder.
Sementara itu, reportase yang relatif orisinil dan langsung diperoleh sendiri akan diusahakan lebih diperbanyak dengan memanfaatkan berbagai sumber dan cara yang mungkin tersedia. Tulisan berupa opini sendiri, juga akan lebih ditingkatkan agar lebih mewarnai Blog dengan ciri khasnya sendiri. (Bersambung, Klik di sini). *** [Srie]



Tidak ada komentar:

Posting Komentar