Jumat, 07 Desember 2012

Kemdikbud Siapkan Master Teachers, Apakah Itu?


Srie, - Master Teschers, apakah itu? Adalah sebuah bagian dari strategi Kemdikbud dalam mempersiapkan diri jelang pemberlakuan kurikulum baru pada 2013. Master Teachers adalah guru-guru yang dinilai kompeten dan berprestasi yang siap mengajarkan kurikulum baru kepada rekan guru lainnya.
Mendikbud, Mohammad Nuh mengatakan bahwa Master Teachers akan digunakan sebagai ajang pemilahan guru-guru yang layak dan kompeten untuk mengajarkan kurikulum baru. 
"Ada tim yang sedang menyusun buku. Kita juga sedang mempersiapkan master teachers, yaitu guru-guru kompeten dan berprestasi yang siap mengajarkan kurikulum baru nanti," tutur Nuh, saat berkunjung ke redaksi Media Indonesia, Jakarta, Rabu (6/12).
Master Teacher diperlukan mengingat pelaksanaan kurikulum 2013 dilakukan secara bertahap, dimulai 2013 sampai 2015. Dengan adanya Master Teacher pelatihan para guru bisa dilakukan secara bertahap pula, dan amat mungkin dapat berjalan lebih baik sesuai dengan target waktu pelaksanaan kurikulum baru.
Mendikbud sempat mengatakan pola persiapan semacam ini sebagai model multileval, dimana didahului pelatihan untuk para guru yang memiliki kompetensi yang lebih baik. Selanjutnya, mereka ini, atau kemudian disebut Master Taechers, akan diminta untuk melatih dan menularkan ilmunya kepada para guru lainnya.
“Jadi, seperti model multilevel saja. Untuk guru yang kompeten ini bisa dilihat dari hasil UKG. Nanti kita ajak juga PGRI dan LPTK,” jelasnya. (Baca juga: Jelang Kurikulum Baru, Mendikbud SiapkanSkenario Multilevel).
Hingga saat ini masih terdapat dua alternatif tahapan penerapan kurikulum baru, yaitu penerapan di beberapa kelas di seluruh Indonesia atau penerapan hanya di beberapa sekolah di Indonesia yang sudah dianggap telah siap.
"Kita punya skenario mulai dari kelas 1, 4, 7, dan 10 untuk seluruh sekolah atau beberapa sekolah sekolah di seluruh Indonesia," kata M. Nuh.
Saat ini kurikulum baru masih dalam tahap uji publik. Namun demikian, Kemdikbud telah melakukan persiapan secara paralel, seperti pembentukan dua tim sekaligus. Yaitu, tim yang menyusun buku baru dan tim yang mempersiapkan Master Teachers. ***[Srie]

Catatan: Artikel terkait master teacher (Master Teacher: Karir Baru Guru, Produk Kurikulum Baru) dapat dibaca di sini

1 komentar:

  1. kurikulum baru sebaiknya hanya mulai diberlakukan pada jenjang pendidikan sekolah dasar, bukan secara bersamaan pada semua jenjang sekolah lanjutan. Ini untuk menghindari penilaian negatif bahwa kurikulum baru itu tidak effektif jika ternyata suatu hari nanti siswa yang telah menyelesaikan jenjang pendidikan lanjutan sama saja dengan yang sekarang. Jika siswa lanjutan juga menggunakan kurikulum baru ini, mereka tidak memiliki pondasi yang kuat untuk menguasai kompetensi inti yang harusnya ditanamkan sejak SD

    BalasHapus