Minggu, 09 Desember 2012

Peringkat Korupsi 2012: Indonesia Masih Jawara di Dunia


[SRIE],-  Pada hari kamis (6/12) lalu Transparency International (TI) Indonesia kembali meluncurkan Corruption Perception Index (CPI), yaitu sebuah indeks pengukuran tingkat korupsi global. 
Indeks yang dirilis tiap tahun ini mengukur tingkat persepsi korupsi sektor publik, yaitu korupsi yang dilakukan oleh para pejabat negara dan politisi.
Sejak dirilis pertama kali pada tahun 1995, Indeks ini digunakan oleh banyak pihak sebagai referensi untuk melihat sebuah gambaran umum mengenai situasi korupsi di suatu negara. Dalam rilis tahun ini, TI menjelaskan mengenai adanya perubahan pada metode pengukuran, termasuk pada rentang skala indeks.
Jika pada tahun-tahun sebelumnya TI menggunakan rentang skala 0-10 (0 dipersepsikan sangat korup, 10 sangat bersih), maka mulai tahun ini rentang skalanya diperbesar menjadi 0-100 (0 dipersepsikan sangat korup, 100 sangat bersih).
Perubahan rentang skala dimaksudkan agar dapat memahami perbedaan yang lebih signifikan dengan rentang skala angka yang lebih besar. Lalu, bagaimana gambaran indeks persepsi korupsi di berbagai Negara di dunia?
Secara umum, peringkat 5 terbaik indeks korupsi ditempati oleh negara Denmark (peringkat 1 atau terbersih dari korupsi), Finlandia (2), Selandia Baru (2), Swedia (4) dan Singapura (5).

Sementara itu, peringkat terburuk indeks korupsi dipegang oleh Myanmar (172), Sudan (180), Afghanistan (180), Korea Utara (182) dan Somalia (peringkat 182, atau paling buruk dalam hal korupsi).
Lantas bagaimana indeks korupsi di Indonesia pada tahun 2012? Tahun ini, skor Indonesia adalah 32, atau bercokol pada urutan 118 dari 182 negara yang diukur. Hal ini berarti, kondisi buruk korupsi di Indonesia masih belum banyak berubah dari tahun ke tahun.
Jika diperbandingkan dengan negara-negara lain di dunia, maka posisi korupsi Indonesia sejajar dengan Republik Dominika, Ekuador, Mesir dan Madagaskar dengan skor yang sama, yakni 32.

Sementara itu, pada tingkat regional ASEAN, peringkat korupsi Indonesia jauh di bawah Singapura (peringkat 5), Brunei Darussalam (46), Malaysia (54) dan Thailand (88). Indonesia hanya lebih baik bila dibandingkan dengan Vietnam (123), Laos (160) dan Myanmar (172).  

Kesan apa yang diperoleh dengan gambaran peringkat korupsi Indonesia dibandingkan negara-negara lainnya itu? Hmm.. ternyata, dalam hal urusan korupsi, negeri ini masih menjadi salah satu “jawara”, baik di tingkat regional maupun di dunia. *** [SRIE]
Catatan:
1. Peringkat korpsi Indonesia pada tahun-tahun sebelumnya dapat di lihat di sini.

2. Rilis TI-Indonesia dapat dilihat di sini





Tidak ada komentar:

Posting Komentar