Rabu, 12 Desember 2012

Ssst… Komentar Publik Online Akan Dibukukan, lho!


Srie, - Uji publik kurikulum baru masih berlangsung hingga tanggal 23 Desember mendatang. Apakah anda telah memberikan tanggapannya melalui website Kemdikbud? Kalau belum segeralah berikan tanggapan anda secara online itu. Mengapa?

Kabar terakhir, pihak Kemdikbud akan membuat buku yang berisi berbagai tanggapan yang diberikan publik secara online. Mendikbud, Mohammad Nuh mengatakan bahwa pihaknya telah berencana akan membuat buku seputar uji publik yang datang langsung dari masyarakat.
"Ada rencana ini akan dibukukan. Jadi nanti ada bukti sejarah bahwa saat penyusunan kurikulum ini ada uji publik dan masyarakat ikut dilibatkan," kata Nuh saat dijumpai di Gedung A Kemdikbud, Jakarta, Selasa (11/12/), seperti dikutip dari Kompas.com.
Data di Kemdikbud mencatat, hingga tanggal 10 Desember 2012, telah ada 6.172 orang yang telah mengakses situs layanan khusus mengenai uji publik secara online itu. Dari jumlah itu, ada 3.132 tanggapan yang tersebar pada 78 halaman layar berisi draft kurikulum 2013 sebagai bahan materi uji publik.
Diperkirakan, jumlah pengunjung yang mengakses dan memberikan komentar akan terus bertambah karena masih tersisa 11 hari lagi sebelum layanan tanggapan online itu ditutup secara resmi.
"Tanggapannya positif juga. Banyak yang bilang konsepnya bagus. Tapi kami akan terus lihat uji publik ini dan memberikan yang terbaik. Masukannya memang banyak tentang guru dan buku," ujar M. Nuh.
Sementara itu, Mendikbud menambahkan banyaknya masyarakat yang memberikan tanggapan berarti pertanda kepedulian terhadap pendidikan nasional. Berbagai masukan yang positif itu akan diterima dan dimatangkan untuk dijadikan sebagai bagian dalam penyempurnaan dokumen kurikulum baru.
Sekali lagi, apakah anda sudah memberikan komentarnya di website Kemdikbud? Ayolah, segera berikan komentar, klik di sini. Siapa tahu, komentarnya termasuk yang akan dibukukan. Lumayan, bukan? *** [Srie]



1 komentar:

  1. Buat apa dibukukan klo aspirasi Kami tidak didengar Pak....Tolak Kurikulum Baru 2013.

    BalasHapus