Sabtu, 01 Desember 2012

Tidak Ada Alasan Kuat Mapel TIK Dihapus


Oleh Srie
Beberapa hari setelah rencana perubahan kurikulum terungkap telah menimbulkan beragam reaksi yang cukup intensif. Salah satunya adalah mengenai rencana penghapusan mata (mapel) Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pada jenjang pendidikan SMP.
Berdasarkan pengamatan langsung maupun tidak langsung, terutama melalui media, dapat dikemukakan bahwa hampir sebagian besar opini publik menolak rencana penghapusan mapel TIK SMP.
Sebaliknya, hampir tidak pernah terdengar atau tercatat mengenai pendapat atau opini publik yang menyatakan persetujuan atas penghapusan mapel TIK secara tegas dengan alasan yang meyakinkan.

Alasan Kemdikbud yang akan mengintegrasikan TIK ke dalam semua mata pelajaran dianggap publik sebagai alasan yang tidak kuat dan tidak cukup berdasar. Menurut mereka, perlu dibedakan antara TIK sebagai media pembelajaran yang diselenggarakan oleh guru dengan TIK sebagai salah satu materi pelajaran yang dipelajari oleh siswa.

Mengapa TIK dihapuskan? Alasannya TIK sudah menjadi media dalam proses pembelajaran. Penggunaan TIK sebagai media pembelajaran itu adalah porsinya guru, sedangkan TIK sebagai mapel itukan porsinya siswa. Jadi enggak nyambung deh alasannya,” komentar Anonim, salah seorang pembaca Blog Srie yang tidak menulis identitas namanya.
Kontra 4 Alasan
Menilik kembali empat alasan utama yang melatarbelakangi pengembangan kurikulum sebagaimana diungkap oleh Mendikbud saat presentasi di hadapan Wapres Boediono, pertengahan November lalu, agaknya penghapusan mapel TIK justru dinilai sebagai sesuatu yang bertentangan. Dalam alasan terkait tantangan dan kompetensi masa depan, antara lain disebutkan bahwa ke depan kiat kuat pengaruh kemajuan TIK dan kian dibutuhkannya kompetensi seseorang yang lebih kompetitif.


Begitu pula alasan fenomena negatif yang berkembang, seperti tawuran dan persepsi publik yang agak miring terhadap kurikulum saat ini, justru bertolak belakang dengan kenyataan hadirnya mapel TIK. Perlu dicatat, bahwa kompetensi di bidang TIK akan bisa memicu kreativitas anak sehingga akan lebih mungkin dapat diarahkan dalam mengembangkan berbagai kegiatan yang lebih positif dan kreatif.
“Justru dengan adanya guru TIK, saya bisa mengarahkan murid-murid dalam pembelajaran TIK untuk menarapkan hal-hal yang positif,” ujar M. Andi Priyanto.
Sementara itu, persepsi publik yang menganggap muatan kurikulum dirasakan memberatkan anak didik justru sama sekali tidak dirasakan oleh para siswa terhadap mapel TIK. Hampir sebagian besar murid SMP sangat menyayangkan bila mapel TIK dihapuskan. Alasannya, justru karena mapel ini dianggap mapel favorit oleh mereka.
“Pak Menteri, saya siswa SMP. Mengapa pelajaran TIK dihapus? (Nanti) saya tidak dapat lagi belajar TIK,” kata Izzani, salah seorang siswa SMP yang ikut berkomentar di Blog Srie.
Konstruksi Pengetahuan TIK
Beberapa guru TIK memberikan tambahan  argumentasi mengenai tidak berdasarnya alasan penghapusan mapel TIK. Menurutnya, TIK tidak boleh dimaknai sekadar guru bisa mengoperasikan powerpoint dalam slide projector atau murid bisa berselancar di internet. Bila pemaknaannya seperti ini, maka guru dan apalagi siswa di Indonesia hanya akan menjadi konsumen atau user teknologi. Justru, seharusnya generasi muda kita menjadi kreator yang ikut menciptakan banyak produk teknologi, terutama yang terkait dengan TIK,  baik dalam arti hardware maupun software.
“Kalau sampai TIK dihapuskan, tandanya Indonesia hanya ingin menjadikan siswa sebagai user, karena siswa hanya mengerti penggunaannya saja, tanpa memahami seluk beluk software, dan kemungkinan akan tertinggal perkembangan teknologi yang terus update…,” kata pembaca Blog Srie.
Pembaca lainnya mengatakan hal yang hampir senada, terutama terkait dengan pentingnya siswa memiliki kompetensi sebagai kretator. Berikut petikan komentarnya:
“Pak Menteri, siapa yang akan menuntun anak didik mengikuti perkembangan TIK, upgrade TIK tidak pernah berhenti. Tetapi banyak yang harus dipelajari di sana. Generasi kita tidak hanya mengunduh saja, tapi harus menciptakan. Anak-anak kita kelak bukan hanya sebagai pemakai teknologi komputer, tetapi harus diantar supaya bisa “create” dalam istilah pemrograman.”

Untuk keperluan inilah, maka sejak dini perlu diperkenalkan TIK kepada para siswa di Indonesia. SMP adalah jenjang pendidikan yang dianggap sangat tepat untuk memulai membangun konstruksi pengetahuan mengenai TIK. Bukankah telah banyak siswa SMP yang kini telah berhasil menghasilkan karya mengagumkan di bidang TIK di saat usianya masih muda?
Penghapusan TIK SMP, dengan demikian merupakan langkah mundur bagi pendidikan nasional dan memperburuk masa depan Indonesia di dunia internasional. Jika, alasan penyederhanaan kurikulum, alangkah lebih baik lagi bila dipertimbangkan bukan mapel TIK yang dihapus.
Alokasi Jampel lain
Keterbatasan jam belajar, amat mungkin dapat diperoleh dari alokasi jam pelajaran Ijampel) lainnya. Pada draft kurikulum SMP terjadi peningkatan pada mapel Agama, PPKN, Penjaskesor, dan Seni Budaya dari sebelumnya masing-masing 2 jampel menjadi 3 jampel. Ada juga tambahan 4 jampel untuk mapel baru bernama Prakarya.
Artinya, mengapa tidak dipertimbangkan sebagian jampel tersebut dialokasikan untuk jampel TIK yang justru dianggap memiliki nilai lebih, baik secara praktis maupun strategis yang dirasakan langsung oleh siswa, orang tua, guru dan masyarakat?
Akhirnya, mumpung masih dalam tahap uji publik, kiranya kita bisa sampaikan tanggapan mengenai rencana kurikulum baru, terutama terkait dengan mapel TIK, kepada pihak Kemendikbud. Penyampaian tanggapan tersebut dapat dilakukan secara online melalui alamat situs resmi milik Kemendikbud, yakni : http://kurikulum2013.kemdikbud.go.id./
Selamat mencoba dan berjuang kawan-kawan…
Salam persahabatan. ***[Srie]
Catatan: Sejumlah komentar di atas dapat dibaca, antara lain di sini atau di sini

28 komentar:

  1. Pak Menteri pelajaran yang bermanfaat bagi siswa knpa harus dihapus mestinya bisa ditambah bukan malah menghilangkah sesuatu yang bermanfaat ... ingat akhirat dan doa orang2 yang teraniaya lhoo pak

    BalasHapus
  2. Gimana nasib kami yang sekarang sudah semester akhir, kami jurusan pendidikan ilmu komputer. kami calon guru yang memang khusus mengajar mapel TIK. terimakasih pak

    BalasHapus
    Balasan
    1. jangan itu yng jadi alasan lu.. malu ah yg lu pikirin nasib lu... pikirin tu nasib generasi lu... tanpaTIK.. mojadi apagenerasi lu?

      Hapus
  3. TIK adalah sebuah keniscayaan. Gerbang modernisasi adalah TIK. Gerbang kehancuran generasi muda juga banyak berawal dari pemahaman dan penggunaan yang salah pada TIK. TIK ada apa denganMU...?

    BalasHapus
  4. TIK itu sangat luas pak.. jangan bapak beranggapan TIK itu hanya cuman ngetik saja.. atau mengoperasikan komputer?? walah2...

    semakin hari teknologi semakin berkembang pak.. jika dihilangkan MP. TIK.. wah kasian donk.. nanti malah pada ketinggalan..

    Integrasi TIK dengan Mta pelajaran tertentu .. mungkin hanya pada level pemanfaatan TIK untuk pengajaran Mata pelajaran tertentu saja seperti presentasi, media pembelajaran, dls. jangan samakan guru MP dengan makhluk siluman pak.. yang bisa mengerti semua ilmu pengetahuan...
    jsutru malah nanti tidak fokus pengajrannya...

    dalam TIK itu cakupan bahasannya sangat luas..buktinya banyak universitas atau institut yang membagi2 cabang2 ilmu tersebut , seperti TEknik informatika, teknik elektro, ilmu komputer, teknik komputer dls.

    jika bapak beralasan anak2 sekarang sudah pada bisa TIK.. bisa mana dulu pak..?? bisa menggunakan komputer kah..? bisa memprogram komputer kah..? atau bisa main game kah..?

    klo menurut saya.. jika memang anak2 sekarang sudah pada bisa TIK.. naikan saja level bobot pembelajran TIKnya.. justru itu makin mengasah kemampuan anak2 dalam TIK tapi jangan dihapuskan..

    klo dihapuskan.. nanti orang indonesia makin terbelakan TIKnya pak..
    waduh2.. ada2 aja kebijakan pak mentri ini..?
    coba analisis dulu pak sebelum bicara..

    BalasHapus
  5. DEMI KEPENTINGAN POLITIK, MengorBANkan n MengANIaya Orang itu sudah BIASA bukan PAK MENTERI... Sungguh NAIF dengan Alasan Anda Meniadakan MaPel TIK, Ingat BUNG masa Kerja Anda 2014 BERAKHIR, Tolong Jgn diSemakin KACAUkan Sistem Pendidikan...

    Utk Semua Guru TIK Se-INDONESIA, Mari Kita MENDOAKAN agar Pak Menteri diberikan Kedamaian...

    BalasHapus
  6. As. Pak Mentri...Tolong MP.TIK Jangan di Hapus...itu salah besar Pak ? Siswa yang tinggal di kota saja pak belum mahir mengoperasikan komputer khususnya para siswa siswi yang duduk di bangku SMP ataupun SMA, apalagi siswa siswi yang tinggal di desa pak?
    Pak mentri sesuai dengan materi TIK yang ada di kurikulum KTSP : siswa mempelajarai Hardware dan sofware, program pengolah kata ( MS.Word), Program Pengolah Angka (MS.Excel),PowerPOint (presentasi),Internet, Desain Grafis dan Multimedia,jaringan komputer...Pada kenyataannya siswa yang ada di indonesia ini khususnya di kota paling mentok menguasai MS.Word,Powerpoint,dan bisa brousing di internet saja,bagaimana dengan materi yang lain....seperti MS. Excel yang isi materinya tentang rumus-rumus bukan sekedar membuat tabel pak...Kemudian materi Desain Grafis dan Multimedia Pak...ini yang harus di tambah dalam standar kompetensinya tidak hanya pengenalan saja tapi masuk ke indikator mendisain gambar. materi ini saja pak masih belum di kuasai oleh siswa SMP ataupun SMA di seluruh indonesia ini..apalagi masuk ke multimedia dan jaringannya......
    Bapak Menteri yang baik Hati sungguh salah besar Bapak kalo menghapus pelajaran TIK seharusnya Jumlah jam nya di tambah.....

    BalasHapus
  7. Klo TIK diintegrasikan ke sumua mapel, berarti ...
    Mapel. matematika nanti cara menghitungnya pakai Excel
    Mapel. Bhs. Indonesia pakai Ms. Word/Open Office word
    Mapel. Bhs. Inggris pakai google translate
    Mapel. Seni Budaya pakai Corel Draw,Photoshop,dll
    Mapel. IPS (geografi) pakai google earth
    dst....
    begitu kah ...?

    BalasHapus
  8. Dampak yang akan terjadi jika Mapel TIK SMP sebagai mapel inti dihapus:
    Generasi (Indonesia) yang akan datang nantinya hanya sebagai pengguna setia dan tidak dapat berkarya dalam dunia maya (Tidak dibekali dengan TIK sejak dini) “KETINGGALAN JAMAN DARI NEGARA LAIN”.
    Guru yang bukan mapel TIK akan menghadapi kesulitan dalam proses belajar mengajar, Saya harus mengajar mapel saya ????? ataukah saya harus mengajar TIK pada siswa yang bukan bidang saya! Soalnya semua proses belajar mengajar nantinya berbasis TIK. “PROSES BELAJAR MENGAJAR MENJADI TERHAMBAT”

    BalasHapus
  9. siswanya aja banyak yg pada ngga bisa pke ms.office(word,excel,dkk) pas belajar TIK

    TRus klo ngga dipaksa belajar di mapel TIK mw gmn tuh siswa2 di Indonesia ini???

    Selain itu jg banyak permasalahan yg bakal timbul,,
    1_Yg udah PNS ngajar TIK mw diapain coba?di PHK???
    2_jika penerapan teknologi sperti diatas tidak di bimbing oleh guru sperti skg, maka kedepannya siswa2 dapat mencari buku yg berhubungan dgn teknologi tsb dan membelinya. Akan tetapi, yg jd permasalahan adalah Yg kaya bisa beli tp klo yg kismin gmn???
    Klo baca diperpus, ya kalo ada,,,klo enggak piye??
    Klo smisal ada 1buku, apa yah 30org siswa bisa baca bareng??
    3_itu baru contoh kecil aja, blum termasuk contoh lainnya,,
    Mohon direview tuh pak mentri...

    BalasHapus
  10. assalamu alaikum pak ! saya mau kasi komentar soal kurikulum 2013 bapak,
    begini ya pak...kalau mapel TIK hanya sebagai media yang terintegrasi pada semua mapel justru akan jadi persoalan baru lagi untuk para guru. Mungkin selama ini bapak hanya duduk manis dikantor kemendikbud sehingga tidak tahu atau menyadari masalah baru yang bapak berikan kepada guru. Kita bicara jujur saja, di Sulawesi Selatan kalau mau diprosentasekan guru yang bisa menggunakan TIK dengan yang tidak adalah 3:2 atau dari 100 orang guru, 60% tidak tahu dan 40 yang yang tahu itupun masih setengah setengah. Jadi kalau bapak berharap siswa bisa menguasai materi yang diajarkan guru sekaligus juga menguasai TIK,..kata orang bapak ngarep. Bapak mungkin tertawa atau tersenyum membaca yang tadi. Sebenarnya memang lucu, malah lebih lucu lagi kalau kita menilik lagi masalah yang dihadapi guru, artinya bagini bapak yang budiman, kalau gurunya sendiri sedang repot repotnya belajar TIK bagaimana bisa sempat membimbing siswa menguasai materi sekaligus TIK pada waktu yang bersamaan. nah...sekarang saya kasi bapak solusinya, mudah mudahan diterima:
    1. itu Kurikulum sebenarnya cukup bagus tapi sepertinya sangat tidak menjanjikan kalau mau dipakai di Indonesia, alasannya Indonesia bukan negara yang terintegrasi pada jaringan Internet seperti Amerika yang notabene adalah negara maju. Artinya Indonesia itu baru atau masih belajar tentang teknologi global, belum menguasai.
    2. memang benar kata semua orang, TIK jangan dihapus atau hanya diintegrasikan pada mapel saja, TIK harus berdiri sendiri sebagai mapel sehingga ketika ketika siswa atau guru kesulitan (saya yakin 100% gurunya akan kesulitan), mereka bisa minta bantuan dan bimbingan dari guru TIK kalau disekolah ada ekskull tentang TIK.
    3. kalau boleh saya sarankan lagi pak (ini saya mau ke intinya), akan sangat sempurna kurikulum 2013 kalau TIK bukan hanya sebagai mapel yang terintegrasi saja, melainkan sebagai mapel yang berdiri sendiri, namun TIK juga harus bisa terintegrasi dengan mapel lainnya. artinya siswa dan guru akan punya pemandu atau pembimbing ketika mereka kesulitan.
    4. kata orang-orang betul lagi soal kurikulum 2013 harus direview lagi...
    nah...kira-kira itulah yang perlu saya utarakan ke bapak. ini saya sampaikan menggunakan dua kaca mata, pertama sebagai masyarakat biasa dan kedua sebagai masyarakat ilmu karena kebetulan saya adalah mahasiswa salah satu sekolah tinggi (STKIP Muh. Sidrap hehehe...) jurusan Teknologi Pendidikan Konsentrasi TIK (bukan propmosi lho pak..)

    BalasHapus
  11. Pak Menteri yang terhormat, .... tahukan anda, bahwa supaya tidak "Ganti menteri, Ganti Kurikulum" tidak harus membuang mapel TIK. Dengan menghapus TIK apakah bapak sudah menghitung akibatnya, berapa guru TIK yang sudah tersertifikasi, berapa mahasiswa TIK yang patah semangat kuliah, berapa anak Indonesia yang nanti akan Gaptek, bahkan tidak mampu menjadi aktor (kreator) dalam kancah dunia TIK, karena mereka dungu tidak tahu dan tidak pernah belajar TIK. Kemajuan bangsa tidak bisa dipisahkan dengan kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi. Jadi kami mohon kepada bapak Menteri yang terhormat tanpa mengurangi rasa hormat, JANGAN HAPUS MAPEL TIK.

    BalasHapus
  12. mau dikemanain ini negara Indonesia'nya?
    kalo mapel TIK aja mau dihapus, ingin membuat generasi mudahnya makin bodoh? makin mengandalkan negara lain?
    kapan MAJU nya INDONESIA kalo sistem PENDIDIKANnya aja kayak gini. gabakal maju deh kalo gini caranya.t
    -high school student-

    BalasHapus
  13. Itulah Indonesia.....
    setiapkan kebijakan dalam dunia pendidikan selalu kontroversial
    mari guru-guru TIK seluruh Indonesia kita doakan bapak M.Nuh
    semoga diberikan kesehatan dan umur panjang...Amin

    BalasHapus
  14. assalama'laikum pak menteri yang terhormat,saya dari aceh besar pak ! ditempat saya pak kalau guru mapel yang lain tidak hadir mereka tidak lapor piket,enekan duduk didalam tanpa keributan,tapi kalau guru tik tidak datang mereka berbondong-bondong lapor piket,kenapa guru tik tidak hadir?itu artinya mereka sangat senang dengan mapel tik,jadi kalau dihapus bagaimana dengan siswa yang selama ini hanya mapel ini yang mereka sukai,terus guru di wilayah aceh besar belum 30 % menguasai tik,gimana nantinya paki???jadi ngak kebanyang deh..kalau harus di hapus mapel tik.tolong dipertimbangkan lagi pak!tq

    BalasHapus
  15. Mapel TIK DIHAPUS?!....pertanda generasi Bangsa sengaja dibutakan pengetahuan IT, selamat untuk tidak bisa bersaing dalam era globalisasi...siap untuk bertanggung jawab kan Pak.Menteri yg terhormat...!??

    BalasHapus
  16. mimpi apaan pak menteri yg terhormat, yg jelas tik itu dikembangkan walah malah dihapuskan. mimpi kali seluruh guru dan siswa indonesia sudah menguasai 100% tik, jadi tinggal pake dalam belajar.setelah bangun pak menteri lupa bahwa guru dan siswa indonesia jauh entah dimana tapi dia ingat mimpi.mimpi yg indah

    BalasHapus
  17. Intinya adalah PROYEK, klo ada kurikulum baru, kan nanti ada dana untuk SOSIALISASI, jd bisa di MarkUP :) :P

    BalasHapus
  18. Jangan-jangan rencana penghapusan mapel TIK dalam kurikulum 2013 hanya untuk memancing perdebatan saja. Karena si pembuat kebijakan tentu sudah sangat tahu kalau reaksi semua guru mapel TIK dan siapapun yang yang berwawasan luas dan berpikir jauh kedepan untuk kemajuan anak-anak bangsa tentu tidak bakalan setuju dengan rencana itu.

    BalasHapus
  19. TIK yang selama ini diajarkan ke siswa hanya buang-buang waktu saja, karena siswa cuman diajarkan jadi user semata. Jadi jika mapel TIK dibuang dalam kurikulum 2013 itu wajar. Tetapi bagaimana nasib perkembangan anak-anak kita nantinya? Mampukah mereka bersaing dengan anak-anak produk luar negri yang jelas mendapat pendidikan teknologi yang tidak hanya sekadar user tapi creator? Ha ha ha ha ha.... saya kok tidak yakin. Atau bisa jadi lho memang konsentrasi negara ini adalah meningkatkan suply Tenaga Kerja Kasar. Jadi istilahnya Indonesia merupakan supply TKI untuk negara-negara maju. Lha makanya anak-anak tidak dididik TIK dengan benar. Kalau dididik TIK dengan benar dan menjadi creator, kan nantinya melebihi majikan, ya to?

    BalasHapus
  20. kita capek nolak kurikulum 2013,gimana kita bisa memberi masukan sama pak mentri yang oon.bagi dia yang penting "saat aku masih berkuasa aku akan berbuat semauku.gak peduli orang lain. lagian siapa sich lue,kok berani menentang gue"."keluarga lue mau makan, mau gak mana urusan gue, yang penting gue udah buat lue susah, seakin lue susah maka gue makin seneng".

    BalasHapus
  21. Bapak mentri dan pejabat kementrian yang terhormat....terlalu gegabah mmg keputusan penghapusan mapel TIK...setuju dgn pendapat teman2 di atas..mgkn dalam pikiran bapak2, selama ini anak2 belajar TIK hanya bisa sebagai user saja...kalo bapak2 yg terhormat berfikiran begitu,"Kenapa mesti mapel nya yang dihapus??Kenapa tidak direvisi kurikulumnya atau perbaharui kurikulumnya menjadi lebih kreatif dan inovatif, sehingga anak2 lebih berfikiran maju bukan hanya sebagai user semata..." saya rasa itu yg lebih tepat bapak2 yg terhormat lakukan...

    Coba deh survey k sekolah2 indonesia banget di pelosok2 kota...jangankan untuk mengoperasikan komputer, mereka aja baru mengenal yg namanya Hardware,Software,Program2 Aplikasi, yg mmg semata2 mereka dapatkan dari guru TIK melalui pelajaran TIK dan dengan kondisi laboratorium komputer yang sangat memprihatinkan...sekarang guru TIK di zalimi, krn dikira mapelnya tidak ada andil, "meskipun hanya menjadikan anak didiknya sebagai user semata"....

    Kurikulum baru yang katanya seluruh mapel diintegrasikan k TIK, apa nggak kepikiran juga tuh, ama sarana dan prasarana yg ada d sekolah,..di sekolah kami, yg ada hanya 1 labor TIK dengan kondisi yg memprihatinkan,ruangan kelas belum semuanya ada listrik,..gmn implementasinya???jgn diharapkan sarana dr siswa ya boss...krn anak2 kami untuk beli buku pelajaran aja udah sulit apalagi beli komputer....mereka baru benar2 tahu mengoperasikan aplikasi melalui pelajaran TIK ini....so..pikir lagi, jangan gegabah...think smart....

    BalasHapus
  22. aneh bin ajaib...kyk apa ya... tolong di pikirkan... anak2 di pedesaan kalo tidak di sekolah, mereka gak pernah megang komputer... misalkan masuk smk mereka akan benar2 awam tentang komputer... bisa jadi guru2 di smk akan mengajar teori dasar lagi ttg komputer

    BalasHapus
  23. saya harap gantimenteri nanti TIK akan balek lagi

    BalasHapus
  24. Anak saya yang sedang kuliah (lulusan dari SMA) juga mengherankan apabila di SMP dan SMA tidak ada Mapel TIK bagaimana bisa mengikuti Mata Kuliah yang berkaitan dengan TIK di perguruan tinggi????

    BalasHapus
  25. susah mengutarakannya. sepertinya pendapat tentang penolakan penghapusan mapel tik tidak dihiraukan.
    ya semoga pengambil kebijakan mendapat imbalan yang layak.
    amin.

    BalasHapus
  26. dengan iktikat yang baik...,
    kami masyarakat Indonesia
    meminta hak kami agar Mapel TIK tidak dihapus, jangan dihapus !!!!!!
    ingat itu sangat menyakitkan, dan mendzolimi jutaan orang
    kalau jadi dihapus semoga para pengambil keputusan siap-siap mendapatkan petunjuk dari Tuhan
    amiiiiiiiin ...

    Allahu Akbar

    BalasHapus
  27. Artikel yang bagus. Terima kasih atas info yang diberikan. Mudah dipahami dengan pemilihan kata yang ringan.
    Saya memiliki link yang mungkin berguna untuk menambah referensi tentang Teknologi Informasi dan Komunikasi.
    Silahkan dikunjungi. Prosiding KOMMIT TIK

    BalasHapus