Minggu, 24 Februari 2013

Kemendikbud Akan Ambil Alih Pembinaan Karir Guru Agama


Srie, - Saat ini, Kemendikbud sedang menggodok peraturan baru yang akan mengambil alih kewenangan pembinaan karir guru agama di sekolah umum yang selama ini ditangani oleh Kementerian Agama (Kemenag).

Direncanakan, proses pengambilalihan kewenangan tersebut akan dilakukan paling cepat mulai tahun ajaran 2013/2014 mendatang.

Pertimbangannya adalah karena posisi guru agama di sekolah umum (SD, SMP, SMA) selama ini dinilai kurang jelas. Pada satu sisi, sekolah tempat mereka bekerja berada di bawah kewenangan Kemendikbud.

Akan tetapi, di sisi lain, secara kepegawaian, mereka masih tetap berada di bawah kewenangan Kemenag. Akibatnya, posisi tersebut seringkali dirasakan kurang menguntungkan bagi para guru agama, antara lain terkait masalah pembinaan, peningkatan karir, dan peningkatan kompetensi.

Bahkan, ada sejumlah guru agama yang merasakan sulitnya mendapatkan kenaikan pangkat atau golongan, karena faktor birokrasi yang dinilai cukup berbelit.

Menanggapi rencana Kemendikbud tersebut, pihak Kemenag menyatakan persetujuannya. Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag, Nur Syam mengatakan, kementeriannya tidak ada masalah terkait rencana pengambilalihan wewenang itu.

Namun demikian, menurut mantan Rektor Sunan IAIN Ampel, Surabaya ini, pengambilalihan wewenang tidak serta-merta dilakukan seluruhnya oleh Kemendikbud.

“Tetapi, saya tekankan. Tidak serta-merta wewenang itu diambil alih seluruhnya oleh Kemendikbud,” kata Nur.

Ia menambahkan, pengambilalihan wewenang itu hanya sebatas untuk urusan pembinaan karir saja. Sedangkan kewenangan untuk pembinaan dan penetapan kompetensi guru agama, ia meminta untuk tetap berada di tangan Kemenag.

“Kalau karir oke. Tetapi, untuk penentuan kompetensi guru agama seperti itu, ada di kami (Kemenag). Ini tidak terlepas dari ketentuan undang-undang, jika urusan agama dan pendidikan keagamaan ada di bawah naungan Kemenag,” tandasnya.

Untuk diketahui, sikap Kemenag yang siap menyerahkan urusan pembinaan karir guru agama di sekolah umum itu, tidak terlepas dari adanya polemik yang hingga saat ini terus muncul terkait masalah tersebut.

Selama ini, banyak dikeluhkan oleh para guru agama, terutama yang mengajar di sekolah swasta, bahwa peningkatan jenjang karirnya dirasakan cenderung lebih lama. *** [Srie].

Tidak ada komentar:

Posting Komentar