Sabtu, 09 Maret 2013

Komisi X DPR Minta Dana UN 2013 Tidak Dicairkan


Srie, - Keberadaan Ujian Nasional (UN) kembali menjadi sorotan. Kali ini, politisi di Senayan meminta agar UN dihapuskan saja mulai tahun 2013.

Anggota Komisi X DPR RI, Akbar Zulfikar, mengungkapkan pihaknya telah meminta kepada pemerintah agar menghapus UN mulai tahun ini juga.
Dikatakannya, saat pertemuan dengan Mendikbud Mohammad Nuh, beberapa waktu sebelumnya, Komisi X telah meminta kepada Kemdikbud agar tidak mencairkan dana untuk UN 2013.
Artinya, kata Akbar, secara   tidak langsung komisinya mengusulkan agar UN ditiadakan pada tahun 2013.
"Usul itu terlihat dari permintaan Komisi X DPR kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) agar tak mencairkan dana untuk UN 2013 yang mencapai Rp600 miliar tersebut," ungkap Akbar saat berada di Banjarmasin, Kalsel, Kamis (7/3).
Akbar mengakui, masalah penghapusan atau tidaknya UN masih dalam perbincangan dengan Kemdikbud, dan hingga kini pun masih terjadi perdebatan tersendiri di internal Komisi yang membidangi masalah pendidikan ini.
Politisi asal PKS ini berpendapat, lebih baik anggaran itu dipergunakan untuk menuntaskan pembangunan ruang kelas baru pada 180 ribu sekolah se-Indonesia.
Pada saat yang sama, lanjut Akbar, peningkatan kualitas guru dan kelengkapan alat kegiatan belajar mengajar masih belum banyak terpenuhi.
UN, kata legislator asal daerah pemilihan Sulawesi ini, bukanlah satu-satunya sistem penilaian terhadap hasil belajar siswa atau atas peningkatan mutu pendidikan.
“Masih ada item lain, yaitu penerapan delapan standar dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan, di antaranya atau yang terakhir, yaitu ujian,” tandasnya.
Keharusan penghapusan UN, khususnya UN SD, kata dia, terkait pula dengan adanya program wajib belajar sembilan tahun.
Dalam hal ini, menurutnya, ujian akhir tingkat pendidikan dasar hanya dilakukan pada Kelas XII, atau pada akhir pendidikan tingkat SMP.
"Oleh sebab itu, kalau kita ingin menyukseskan pendidikan wajar sembilan tahun, maka ujian pada tingkat SD ditidakan, sehingga tidak terjadidrop out (anak putus sekolah) atau meminimalkan anak putus sekolah," pungkasnya.
Sebelumnya, Mendikbud, Mohammad Nuh, mengungkapkan pula kemungkinan UN SD yang akan dihapus. Namun, ia memastikan pada tahun 2013 ini UN SD masih akan diadakan.[Baca: Mendikbud: Kemungkinan UN Akan Dihapus]. *** [Srie].

Tidak ada komentar:

Posting Komentar