Langsung ke konten utama

Selamat Datang di Kelas Digital Sejarah

Selamat datang di Kelas Digital Pelajaran Sejarah SMAN 2 Kuningan. Ini merupakan media pembelajaran Sejarah yang diampu oleh guru Dra. N. Sri Endang Susetiawati, M.Pd.

Dengan media Kelas Digital Sejarah ini, diharapkan siswa dapat melakukan proses belajar secara lebih mudah, intensif dan dapat dilakukan kapanpun, baik saat berada di sekolah maupun saat usai pulang sekolah.

Kelas Digital Sejarah merupakan media komunikasi dalam proses pembelajaran Sejarah yang dapat diakses melalui handphone, komputer atau laptop.

Melalui Kelas Digital ini, guru akan memberikan konten belajar, baik berupa teks, foto, video atau dokumen lainnya yang diharapkan dapat direspon oleh siswa dengan memberikan komentar atau berdiskusi.

Melalui Kelas Digital pula guru akan memberikan penugasan, ulangan secara online, serta pengumuman.

Tugas dapat dilaporkan oleh siswa melalui media Kelas Digital pula dengan cara mengunggah file penugasan.

Sementara itu, hasil ulangan secara online akan memudahkan guru untuk me…

Maaf ya, Saya Tidak Nonton Wedding di Inggris. Apa Menariknya ?


Jujur saja. Saya tidak tertarik untuk menonton acara perkawinan Pangeran William dan Kate, atau entah  siapa itu. Jujur,  saya pun tidak hapal nama lengkap mereka berdua. Pertanyaannya, adakah yang membuat saya tertarik untuk mengetahuinya ? Apalagi melototin TV untuk sekedar acara seperti itu ? Jujur, saya tidak melihat apa menariknya, dan apa kepentingannya buat saya.
Apa yang saya lihat soal tayangan itu ? Menurut saya, ini adalah bagian dari dunia yang begitu sangat berpihak pada budaya populer, dengan sokongan motif keuntungan bisnis dari para pemodal besar.  Itu saja. Sehingga, jutaan pasang mata dibuat merasa “wajib” untuk menyaksikannya. Sebuah hiburan, memang bisa saja.
Menurut saya, tayangan semacam itu bukanlah satu-satunya terjadi. Sudah hampir banyak terjadi, dan akan terus terajadi. Tentang sebuah rekayasa budaya, tentang sesuatu yang seolah dianggap penting untuk tidak dilewatkan, tentang sesuatu yang sebenarnya tidak berpengaruh apa-apa. Andai pun kita tak melihatnya sedetik pun.
Menurut saya, ini soal rekayasa tokoh. Siapa yang layak diidolakan dan dielu-elukan, dan siapa yang layak dihabisi untuk segera disingkirkan, bila perlu dikerahkan berbagai senjata paling mutakhir untuk sekedar melengserkan, seperti sosok bernama Khadafi, atau entah siapa lagi. Atas nama sebuah keberpihakan kemanusiaan.
Menurut saya, tidak ada untungnya bagi Indonesia yang saya ketahui.....
Jadi, mohon maaf saja saya termasuk orang yang tidak menonton TV acara Wedding di Inggris itu.
Amat mungkin, anda pun tidak tertarik dan tidak ada manfaatnya sama sekali saat membaca tulisan ini. Sekedar pendapat pribadi dari saya. Kita semua, berhak untuk berbeda pendapat, bukan ?
Demikian, terima kasih.
Salam Persahabatan,
Srie
 
Baca Juga

Komentar