Langsung ke konten utama

Selamat Datang di Kelas Digital Sejarah

Selamat datang di Kelas Digital Pelajaran Sejarah SMAN 2 Kuningan. Ini merupakan media pembelajaran Sejarah yang diampu oleh guru Dra. N. Sri Endang Susetiawati, M.Pd.

Dengan media Kelas Digital Sejarah ini, diharapkan siswa dapat melakukan proses belajar secara lebih mudah, intensif dan dapat dilakukan kapanpun, baik saat berada di sekolah maupun saat usai pulang sekolah.

Kelas Digital Sejarah merupakan media komunikasi dalam proses pembelajaran Sejarah yang dapat diakses melalui handphone, komputer atau laptop.

Melalui Kelas Digital ini, guru akan memberikan konten belajar, baik berupa teks, foto, video atau dokumen lainnya yang diharapkan dapat direspon oleh siswa dengan memberikan komentar atau berdiskusi.

Melalui Kelas Digital pula guru akan memberikan penugasan, ulangan secara online, serta pengumuman.

Tugas dapat dilaporkan oleh siswa melalui media Kelas Digital pula dengan cara mengunggah file penugasan.

Sementara itu, hasil ulangan secara online akan memudahkan guru untuk me…

Diknas Menjadi Dikbud Kembali, Ini Alasan SBY!

TEMPO Interaktif, Jakarta- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memastikan merombak Kementerian Pendidikan Nasional dan memberinya tambahan tugas baru, mengembangkan fungsi kebudayaan.


"Kementerian Pendidikan Nasional menjadi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan," kata Presiden SBY ketika menyampaikan hasil perombakan kabinet di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa 18 Oktober 2011 malam.


Apa sebenarnya pertimbangan SBY menjadikan Kementerian Pendidikan Nasional kembali di era Menteri P dan K Daoed Joesoef? " Keputusan ini karena pendidikan sangat terkait dengan kebudayaan" kata SBY menjelaskan. " Pembentukan karakter bangsa yang berbudaya, bisa dicapai antara lain melalui pendidikan". 


Karenanya, SBY memutuskan untuk menggabungkan pendidikan dan kebudayaan dalam satu kementerian. Meski pun, diakui sempat ada usulan membentuk kementerian kebudayaan. " Tapi penambahan kementerian tak dimungkinkan sesuai UU berlaku" kata SBY. " Karena itu saya menjadikan satu atap kembali, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Argumentasi saya, ada kaitan erat antara pendidikan dan kebudayaan"


Sementara itu, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata akan menjadi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.SBY menegaskan, keputusan untuk membentuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan itu telah mendapatkan persetujuan dari DPR .

Pada kesempatan itu, Kepala Negara juga menegaskan, jumlah kementerian pada kabinet hasil perombakan itu tetap sama dengan jumlah kementerian sebelum perombakan.


MUNAWWAROH | WDA
Baca Juga

Komentar