Langsung ke konten utama

Selamat Datang di Kelas Digital Sejarah

Selamat datang di Kelas Digital Pelajaran Sejarah SMAN 2 Kuningan. Ini merupakan media pembelajaran Sejarah yang diampu oleh guru Dra. N. Sri Endang Susetiawati, M.Pd.

Dengan media Kelas Digital Sejarah ini, diharapkan siswa dapat melakukan proses belajar secara lebih mudah, intensif dan dapat dilakukan kapanpun, baik saat berada di sekolah maupun saat usai pulang sekolah.

Kelas Digital Sejarah merupakan media komunikasi dalam proses pembelajaran Sejarah yang dapat diakses melalui handphone, komputer atau laptop.

Melalui Kelas Digital ini, guru akan memberikan konten belajar, baik berupa teks, foto, video atau dokumen lainnya yang diharapkan dapat direspon oleh siswa dengan memberikan komentar atau berdiskusi.

Melalui Kelas Digital pula guru akan memberikan penugasan, ulangan secara online, serta pengumuman.

Tugas dapat dilaporkan oleh siswa melalui media Kelas Digital pula dengan cara mengunggah file penugasan.

Sementara itu, hasil ulangan secara online akan memudahkan guru untuk me…

Untuk Tekan Anggaran, Kemendikbud Akan Perketat Sertifikasi Guru dan Dosen

TEMPO Interaktif, Jakarta - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan memperketat seleksi sertifikasi guru dan dosen umtuk menekan anggaran belanja pegawai.

Pada 2012 saja, rencana belanja di Kemendikbud naik menjadi Rp. 9,9 triliun dibanding 2011 sebesar Rp. 7,4 triliun.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, M Nuh, mengatakan, kenaikan tersebut disebabkan tingginya komponen Gaji, tunjangan pegawai, gaji dosen dan tunjangan guru besar.

"Selain itu, adanya sertifikasi untuk dosen dan terus bertambahnya guru besar" kata Nuh, dalam Rapat Kerja dengan Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat, dalam pembahasan Rancangan Anggaran Perubahan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2012, di Gedung DPR, Senin, 24 Oktober 2011.


Maka dari itu, Kemendikbud, kata Nuh, akan memperketat proses sertifikasi. Jika sebelumnya proses sertifikasi cukup singkat, yaitu proses Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG), lalu ujian dan dinyatakan lulus, guru bisa langsung mendapatkan tunjangan sertifikasi.

"Nanti akan ada seleksi kompetensi akademik sebelum dinyatakan lulus ke tahap PLPG. Sehingga yang lulus di sini kompetensi akademiknya memadai," katanya.

Dengan adanya pengetatan dalam proses sertifikasi tersebut, kata Nuh, dari Rp. 64 Triliun yang diajukan Kemendikbud dalam RAPBN 2012, Rp. 15 Triliun diantaranya untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga pendidik.

Anggota Komisi X dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan, Reni Marlinawati, sepakat dengan diperketatnya syarat sertifikasi. "Banyak kecurangan dalam proses sertifikasi," katanya.

Dia meminta pemerintah pusat dan daerah memperketat pengawasan dalam proses sertifikasi itu. "Harus diperketat. Anggaran untuk itu tidak sedikit," tandasnya.

ANGGA SUKMA WIJAYA
Baca Juga

Komentar