Langsung ke konten utama

Selamat Datang di Kelas Digital Sejarah

Selamat datang di Kelas Digital Pelajaran Sejarah SMAN 2 Kuningan. Ini merupakan media pembelajaran Sejarah yang diampu oleh guru Dra. N. Sri Endang Susetiawati, M.Pd.

Dengan media Kelas Digital Sejarah ini, diharapkan siswa dapat melakukan proses belajar secara lebih mudah, intensif dan dapat dilakukan kapanpun, baik saat berada di sekolah maupun saat usai pulang sekolah.

Kelas Digital Sejarah merupakan media komunikasi dalam proses pembelajaran Sejarah yang dapat diakses melalui handphone, komputer atau laptop.

Melalui Kelas Digital ini, guru akan memberikan konten belajar, baik berupa teks, foto, video atau dokumen lainnya yang diharapkan dapat direspon oleh siswa dengan memberikan komentar atau berdiskusi.

Melalui Kelas Digital pula guru akan memberikan penugasan, ulangan secara online, serta pengumuman.

Tugas dapat dilaporkan oleh siswa melalui media Kelas Digital pula dengan cara mengunggah file penugasan.

Sementara itu, hasil ulangan secara online akan memudahkan guru untuk me…

Guru, Kunci Sukses Pendidikan

Jakarta (ANTARA News) - Inisiator sekaligus Ketua Yayasan Indonesia Mengajar Anies Baswedan mengatakan kunci pendidikan  ada pada sosok guru yang mampu memberikan inspirasi dan pemberdayaan bagi para siswa didiknya.
"Indonesia mengajar gagasannya sederhana, pendidikan itu kuncinya guru, infrastruktur buruk masih bisa diatasi tetapi jika gurunya baik apapun infrastrukturnya pasti bisa menginspirasi," kata Anies dalam acara penandatanganan dengan produsen komputer Acer.
Menurut Anies di desa-desa pelosok Indonesia itu menyimpan banyak kisah inspirasi, Indonesia mengajar pendekatannya berbeda pertama kita tidak melihat mengajar sebagai pengabdian seumur hidup, kedua kita itu mandiri dan tidak meminta ke pemerintah, ketiga solusi itu dimunculkan sesuai dengan solusi yang ada dilapangan.
Menyikapi soal pendidikan diwilayah perbatasan ia mengatakan yang harus dibangun adalah kesadaran dan investasi sumber daya manusia. Karena itu, lanjutnya, melalui program Indonesia Mengajar telah ditempatkan para pengajar  di wilayah perbatasan seperti Pulau Rote, Sangihe.
"Diharapkan kedepannya bisa membangun wilayah perbatasan," katanya.

Sejak tahun 2010, Indonesia Mengajar sudah mengirimkan 123 pengajar muda yang tersebar dari wilayah Aceh utara sampai ke Fak-Fak. dan pada tanggal 3 November 2011 akan kembali memberangkatkan 47 pengajar yang akan mengabdi di SD di seluruh pelosok Indonesia.

Mereka para pengajar merupakan para sarjana berusia muda yang berasal dari berbagai latar belakang disiplin ilmu dan dipilih melalui proses seleksi dan sebelum mengajar diberikan bekal training mengajar selama tujuh minggu melalui Yayasan Indonesia Mengajar.(yud)
Editor: Desy Saputra

Baca Juga

Komentar