Langsung ke konten utama

Selamat Datang di Kelas Digital Sejarah

Selamat datang di Kelas Digital Pelajaran Sejarah SMAN 2 Kuningan. Ini merupakan media pembelajaran Sejarah yang diampu oleh guru Dra. N. Sri Endang Susetiawati, M.Pd.

Dengan media Kelas Digital Sejarah ini, diharapkan siswa dapat melakukan proses belajar secara lebih mudah, intensif dan dapat dilakukan kapanpun, baik saat berada di sekolah maupun saat usai pulang sekolah.

Kelas Digital Sejarah merupakan media komunikasi dalam proses pembelajaran Sejarah yang dapat diakses melalui handphone, komputer atau laptop.

Melalui Kelas Digital ini, guru akan memberikan konten belajar, baik berupa teks, foto, video atau dokumen lainnya yang diharapkan dapat direspon oleh siswa dengan memberikan komentar atau berdiskusi.

Melalui Kelas Digital pula guru akan memberikan penugasan, ulangan secara online, serta pengumuman.

Tugas dapat dilaporkan oleh siswa melalui media Kelas Digital pula dengan cara mengunggah file penugasan.

Sementara itu, hasil ulangan secara online akan memudahkan guru untuk me…

Persaingan Kian Ketat, SMS Komodo Bakal Tembus Satu Milyar


TEMPO Interaktif, Jakarta -Semakin ketatnya persaingan sebagai satu dari tujuh keajaiban dunia terbaru diperkirakan akan meningkatkan jumlah pesan singkat dukungan kepada masing-masing kandidat.
Ketua Tim Pendukung Pemenangan Komodo (P2K) Emmy Hafild, memperkirakan angka total dukungan kepada 28 kandidat akan menembus satu miliar pesan singkat. "Perkiraan saya akan tembus target yang dipatok panitia penyelenggara sebesar 1 miliar pesan," kata dia kepada Tempo, Senin 7 November 2011.

Pekan ini adalah pekan terakhir penentuan tujuh keajaiban dunia baru. Penyelenggara ajang itu, New7Wonders of Nature, mengumumkan Taman Nasional Komodo masuk satu dari 10 besar finalis untuk voting sementara dan memasuki tahap berikutnya. Pengumuman pemenang, seperti dikutip situs new7wonders, akan akan berlangsung pada 11 November 2011.

Sepuluh finalis New7Wonders menurut abjad adalah Dead Sea atau Laut Mati (Jordania, Israel, Palestina), the Grand Canyon (AS), the Great Barrier Reef (Australia), Halong Bay (Vietnam), Jeita Grotto (Lebanon), Jeju Island (Korea Selatan), Komodo Island atau Pulau Komodo (Indonesia), Puerto Princesa Underground River (Filipina), Sundarbans (Bangladesh, India), dan Vesuvius (Italia). Hasil ini menunjukkan Pulau Komodo akan bersaing ketat dengan para kandidat lain dari sesama Asia. Meski begitu ini bukan perolehan akhir.

Emmy meyakini angka jumlah dukungan akan menembus angka itu lantaran memasuki pekan terakhir ini, banjir dukungan sepertinya akan terus terjadi. Untuk Pulau Komodo misalnya, ia mengaku cukup terkejut dengan perolehan dalam satu bulan terakhir. Menurutnya, "Bulan lalu Pulau Komodo masih tidak diperhitungkan, tapi bulan ini kita masuk 10 besar. Artinya peningkatannya pesat," ujarnya.

Namun demikian, ia mengaku tak mengetahui berapa jumlah dukungan kepada Pulau Komodo sampai hari ini. "Kami juga meraba-raba, karena panitia penyelenggaran tidak memperolehkan untuk membuka data itu," ujarnya.
Namun, Emmy mengaku tak khawatir atas ketertutupan pihak penyelenggara itu. "Nanti kan ada yang audit dan itu juga disahkan oleh Pemeruintah Kota Zurich, Swiss," ujarnya saat ditanya darimana pihaknya tahu jumlah dukungan yang masuk untuk Pulau Komodo. Ia juga mengatakan, gencarnya pihak kompetitor dalam mempromosikan daerahnya untuk merebut gelar ini diperkirakan akan semakin membuat pesan dukungan membanjir. "Saya pikir bisa jauh diatas satu miliar pesan," jelasnya.


FEBRIYAN
Baca Juga

Komentar