Langsung ke konten utama

Selamat Datang di Kelas Digital Sejarah

Selamat datang di Kelas Digital Pelajaran Sejarah SMAN 2 Kuningan. Ini merupakan media pembelajaran Sejarah yang diampu oleh guru Dra. N. Sri Endang Susetiawati, M.Pd.

Dengan media Kelas Digital Sejarah ini, diharapkan siswa dapat melakukan proses belajar secara lebih mudah, intensif dan dapat dilakukan kapanpun, baik saat berada di sekolah maupun saat usai pulang sekolah.

Kelas Digital Sejarah merupakan media komunikasi dalam proses pembelajaran Sejarah yang dapat diakses melalui handphone, komputer atau laptop.

Melalui Kelas Digital ini, guru akan memberikan konten belajar, baik berupa teks, foto, video atau dokumen lainnya yang diharapkan dapat direspon oleh siswa dengan memberikan komentar atau berdiskusi.

Melalui Kelas Digital pula guru akan memberikan penugasan, ulangan secara online, serta pengumuman.

Tugas dapat dilaporkan oleh siswa melalui media Kelas Digital pula dengan cara mengunggah file penugasan.

Sementara itu, hasil ulangan secara online akan memudahkan guru untuk me…

Tahun 2012, Kemendikbud Anggarkan 1 Triliun Rintisan BOS SMA


JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan, pemerintah telah menganggarkan rintisan untuk dana bantuan operasional sekolah bagi sekolah menengah atas (BOS SMA) sekitar Rp 1 triliun. Dana itu akan disalurkan mulai tahun 2012.
"Kira-kira Rp 1 triliun, seluruhnya sudah kita mulai. Tetapi, BOS dalam tanda petik tadi (BOS rintisan SMA) tidak ’meng-cover’ (menutup) seluruh kebutuhan SMA. Hanya kira-kira Rp 125 ribu per siswa (per tahun) karena sifatnya baru rintisan," kata Nuh, di Jakarta, Selasa (6/12/2011).

Ia mengatakan, rintisan ini diharapkan dapat membuat sistem yang lebih baik di masa depan guna perluasan dana BOS hingga 12 tahun atau hingga jenjang SMA.
"Dari rintisan itu, kalau sistemnya sudah terbangun, maka tahun 2013-2014 kita harapkan sudah kita anggarkan untuk wajib belajar 12 tahun," ujarnya.
Nuh memaparkan, pada tahun 2012 mendatang, total dana BOS yang akan disalurkan sebesar lebih dari Rp 23 triliun atau meningkat lebih dari 40 persen dibandingkan pada 2011.
Saat ini, dana BOS masih ditujukan untuk sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). Bagi siswa SD, alokasi BOS sebesar Rp580 ribu per siswa per tahun, sedangkan untuk siswa SMP sebesar Rp 720 ribu per siswa per tahun.
Untuk memperbaiki penyaluran dana BOS tersebut, menurut dia, pemerintah juga telah mengubah mekanismenya. Sebelumnya, mekanisme dana BOS disalurkan pemerintah pusat ke pemerintah daerah kabupaten atau kota, baru kemudian ke sekolah-sekolah.
Pada 2012 nanti, mekanisme penyaluran dana BOS dari pemerintah pusat disalurkan ke pemerintah provinsi, kemudian ke sekolah-sekolah. Penyaluran dana BOS ke provinsi tersebut dengan menggunakan meknisme hibah. Mekanisme ini diharapkan akan mempercepat penyaluran dana BOS ke sekolah-sekolah.
Pemerintah, kata Nuh, menargetkan dana BOS triwulan I, telah cair pada 9-16 Januari 2012.

 

Baca Juga

Komentar