Langsung ke konten utama

Selamat Datang di Kelas Digital Sejarah

Selamat datang di Kelas Digital Pelajaran Sejarah SMAN 2 Kuningan. Ini merupakan media pembelajaran Sejarah yang diampu oleh guru Dra. N. Sri Endang Susetiawati, M.Pd.

Dengan media Kelas Digital Sejarah ini, diharapkan siswa dapat melakukan proses belajar secara lebih mudah, intensif dan dapat dilakukan kapanpun, baik saat berada di sekolah maupun saat usai pulang sekolah.

Kelas Digital Sejarah merupakan media komunikasi dalam proses pembelajaran Sejarah yang dapat diakses melalui handphone, komputer atau laptop.

Melalui Kelas Digital ini, guru akan memberikan konten belajar, baik berupa teks, foto, video atau dokumen lainnya yang diharapkan dapat direspon oleh siswa dengan memberikan komentar atau berdiskusi.

Melalui Kelas Digital pula guru akan memberikan penugasan, ulangan secara online, serta pengumuman.

Tugas dapat dilaporkan oleh siswa melalui media Kelas Digital pula dengan cara mengunggah file penugasan.

Sementara itu, hasil ulangan secara online akan memudahkan guru untuk me…

Beban Jam Mengajar Tinggi, Ribuan Guru di Belanda Mogok

Belanda, - Gara-gara beban jam mengajar yang dinilai masih tinggi, puluhan ribu guru di Belanda melakukan aksi demo di jalan. Mereka memprotes rencana undang-undang baru yang akan mempertahankan jumlah jam pelajaran sebanyak 1.040 jam setiap tahunnya. Guru dan siswa ingin jam tersebut dikurangi menjadi 1.000 jam.

Menurunnya jumlah jam pelajaran akan sesuai dengan rekomendasi komisi pemerintah, yang telah "disetujui dengan sepenuh hati" oleh Menteri Pendidikan Marja van Bijsterveld tiga tahun lalu, tulis Trouw dan AD, sebagaimana dikutip Radio Nederland.

Tahun 2009, Komisi Cornielje, setelah perundingan lama, merekomendasikan diberlakukannya 1.000 jam belajar bagi murid-murid sekolah menengah setiap tahunnya. Lebih jauh, durasi liburan musim panas juga harus kembali dari tujuh menjadi enam minggu.

Ketika itu, menteri juga menyetujui rekomendasi tersebut.

Namun sang menteri ternyata bertindak sebaliknya dari rekomendasi ini karena tekanan dari Partai Kebebasan PVV pimpinan Geert Wilders, yang mendominasi pemerintah minoritas. Dia lalu mendukung undang-undang baru yang mengatakan jumlah jam pelajaran akan tetap sama, tetapi durasi liburan musim panas dipersingkat.

Menanggapi demonstrasi yang dilakukan puluhan ribu guru, bahkan sampai ada sekolah yang diliburkan hari Kamis kemarin, Van Bijsterveldt mengatakan, tindakan ini sebagai "tidak bertanggung jawab".

Pengurangan beban kerja
Pengaturan jam kerja dan liburan, menurut argumentasi menteri, akan mengurangi beban kerja staf pengajar selama tahun ajaran berlangsung. Namun para guru berpendapat sebaliknya; mereka tidak keberatan bekerja keras, asalkan mereka memiliki waktu yang cukup panjang setiap musim panas untuk memulihkan diri kembali.

Trouw menuliskan waktu liburan sekolah yang panjang adalah salah satu keistimewaan yang tersisa bagi para guru sekolah. Mereka telah menanggung beban berat pemotongan anggaran pemerintah dan harus menerima pembekuan gaji selama beberapa tahun terakhir.

Keyakinan para guru terhadap Menteri Van Bijsterveld telah mencapai titik terendah, Trouw menyimpulkan. Ketika menteri baru menjabat, sekitar 45 persen pengajar di sekolah lanjutan berpendapat Van Bijsterveldt harus diberi kesempatan untuk membuktikan diri.

Musim gugur tahun lalu persentase tersebut menurun menjadi setengahnya. Sekarang, hanya tiga persen yang merasa bahwa kabinet ini memberikan kemajuan di bidang pendidikan.

Namun, seperti dijawab sang menteri secara dingin dalam sebuah wawancara eksklusif dengan AD, "Tidak apa, saya di sini memang bukan untuk mencari popularitas." 

Mogoknya puluhan ribu guru Belanda pada Kamis (26/1/2012) menjadi isu paling menonjol dalam liputan surat kabar Belanda kemarin pagi. Baik harian Trouw dan AD mendedikasikan satu halaman penuh mengenai protes yang dilakukan sekitar 20.000 guru sekolah menengah.

Beban Guru di Indonesia Lebih Tinggi

Sementara itu, di Indonesia beban mengajar guru masih jauh lebih tinggi dibandingkan di Belanda. Dengan beban 24 jam mengajar per minggu saat ini, dikalikan asumsi  52 minggu per tahun dikurangi 6 minggu libur, maka beban mengajar guru Indonesia adalah 1104 jam mengajar per tahun. 

Bahkan, apabila usulan terbaru Kemen-PAN (Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara)  yang mewajibkan guru mengajar minimal 28 jam, maka guru di Indonesia dibebani 1288 jam mengajar per tahum. Tampaknya, program sertifikasi guru yang memberikan tambahan penghasilan sebesar 1 kali gaji pokok akan cukup mampu menenangkan guru di Indonesia.***

Sumber: Diolah dari Radio Nederland
Baca Juga

Komentar