Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2012

Selamat Datang di Kelas Digital Sejarah

Selamat datang di Kelas Digital Pelajaran Sejarah SMAN 2 Kuningan. Ini merupakan media pembelajaran Sejarah yang diampu oleh guru Dra. N. Sri Endang Susetiawati, M.Pd.

Dengan media Kelas Digital Sejarah ini, diharapkan siswa dapat melakukan proses belajar secara lebih mudah, intensif dan dapat dilakukan kapanpun, baik saat berada di sekolah maupun saat usai pulang sekolah.

Kelas Digital Sejarah merupakan media komunikasi dalam proses pembelajaran Sejarah yang dapat diakses melalui handphone, komputer atau laptop.

Melalui Kelas Digital ini, guru akan memberikan konten belajar, baik berupa teks, foto, video atau dokumen lainnya yang diharapkan dapat direspon oleh siswa dengan memberikan komentar atau berdiskusi.

Melalui Kelas Digital pula guru akan memberikan penugasan, ulangan secara online, serta pengumuman.

Tugas dapat dilaporkan oleh siswa melalui media Kelas Digital pula dengan cara mengunggah file penugasan.

Sementara itu, hasil ulangan secara online akan memudahkan guru untuk me…

30 % Guru Honorer Akan Diangkat PNS, Kemendikbud Siapkan Uji Kompetensi

Depok - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan diminta untuk siapkan uji kompetensi dasar bagi guru honorer. Permintaan tersebut dikeluarkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara, dalam rangka menyeleksi guru honorer yang akan diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Demikian terungkap pada jumpa media yang dilakukan oleh Wakil Mendikbud Bidang Pendidikan, Musliar Kasim, di Pusat Pengembangan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kemdikbud, Bojongsari, Depok, Selasa (28/02). "Kalau formasi MenPAN yang menetapkan, kita diminta untuk lakukan seleksi kompetensi," ujar mantan Rektor Unand ini.

Rembuknas Resmi Ditutup, Apa Hasilnya?

DEPOK, KOMPAS.com - Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RNPK) telah resmi ditutup, Selasa (28/2/2012) sore, di Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Bojongsari, Depok, Jawa Barat. Dalam dua hari pelaksanaan, apa hasilnya?

Kegiatan rutin tahunan Kemdikbud ini diisi dengan membahas sejumlah topik pendidikan terhangat bersama pengelola pendidikan di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota dari seluruh Indonesia.

Wamendikbud Sayangkan Banyak Kursi Kosong Pada Rembuknas

DEPOK, KOMPAS.com - Kursi kosong terlihat mencolok dalam penutupan Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan yang berlangsung di Gedung Garuda Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Bojongsari, Depok, Jawa Barat, Selasa (28/2/2012) sore. Peserta yang masih bertahan mengikuti acara penutupan tak sampai setengahnya. Kursi-kursi yang tersedia pun tak "berpenghuni".

Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) bidang Pendidikan, Musliar Kasim, yang menutup RNPK 2012 menyayangkan hal ini. Ia berharap, hal ini menjadi peristiwa terakhir di mana banyak peserta yang tidak menghadiri acara penutupan RNPK.

Materi Arahan Mendikbud pada Rembuknas 2012

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menyelenggarakan acara Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RNPK) pada tanggal 26-29 Gebruari lalu. Kegiatan ini diselenggarakan di Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan (d/h. Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pegawai) Kemdikbud, Bojongsari, Depok. Rembuknas tahun ini dihadiri Wakil Presiden RI, Boediono, yang sekaligus membuka secara resmi.
Dalam kesempatan tersebut Mendikbud Mohamad Nuh berkesempatan untuk memberikan arahan kepada peserta Rembuknas. Berikut ini materi arahan Mendikbud dalam bentuk PDF yang dapat didownload. Semoga bermanfaat.

Kuota Guru Sertifikasi Berdasarkan Ranking Nilai UKA Di Provinsi

JAKARTA, KOMPAS.com - Meskipun guru harus menjalani uji kompetensi awal (UKA) untuk bisa masuk kuota sertifikasi guru tahun 2012 yang digelar secara nasional dengan soal-soal teori pedagogi dan profesional dari pemerintah pusat, tiap provinsi tetap memiliki kuota, namun, kuota guru yang disertifikasi ditetapkan berdasarkan nilai UKA.
"Perankingan tidak dilakukan secara nasional, tetapi di tiap provinsi. Ini tetap adil untuk guru-guru dari tiap provinsi yang kemajuan pendidikannya berbeda-beda," kata Unifah Rosyidi, Kepala Pusat Pengembangan Profesi Pendidik, Badan Pengembangan SDM Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Kemendikbud, di Jakarta, Minggu (26/2/2012).

Ikuti UKA, Guru Pasrah: Kelulusan Ditentukan Pusat Berdasarkan Ranking

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com -  Guru-guru yang ikut ujian kompetensi awal (UKA) untuk penentuan lulus atau tidaknya ikut sertifikasi kuota tahun 2012, hanya bisa pasrah. Para guru yang baru pertama kali mengalami UKA itu, mengaku kekurangan waktu dan kesulitan mengingat teori.
Sudarsono (48), guru SLB Sukarame, Bandar Lampung, Sabtu (25/2/2012), mengatakan, soal-soal ujian yang panjang membuatnya menghabiskan banyak waktu membaca. "Saya pasrah aja dengan hasilnya. Yang penting saya sudah kerjakan semua dengan baik," kata Sudarsono, yang sudah 20 tahun jadi guru.

E-Learning Cocok Untuk Kondisi Geografis Indonesia

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Sistem e-learning atau pembelajaran elektronik cocok dengan kondisi geografis Indonesia yang terpisah antarpulau. Hal itu dikatakan pakar teknik informatika Universitas Islam Indonesia Yogyakarta Yudi Prayudi, Jumat (24/2/2012), di Yogyakarta.

"Oleh karena itu, sistem e-learning perlu diterapkan dalam pelaksanaan proses pendidikan di Indonesia, khususnya di jenjang perguruan tinggi," ujar Yudi.

Rekayasa Nilai Rapor Siswa, Akses 10 SMA Ke SNMPTN Diblokir

PADALARANG, KOMPAS.com - Sekitar 10 SMA tidak memperoleh kesempatan mengikuti jalur undangan seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri karena terbukti merekayasa nilai rapor siswa tahun lalu. Akses sekolah-sekolah itu diblokir oleh panitia seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri.
Ketua Panitia Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), yang juga Rektor Institut Teknologi Bandung, Akhmaloka mengatakan, sekolah- sekolah itu berada di Jawa, Sumatera, dan Sulawesi.

Akhir Februari, Kemendikbud Gelar Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan

Jakarta, -  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) kembali menyelenggarakan Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RNPK) pada tanggal 26 s.d 28 Februari 2012. Kegiatan ini diselenggarakan di Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan (d/h. Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pegawai) Kemdikbud, Bojongsari, Depok. Rembuknas kali ini rencananya akan dihadiri Wakil Presiden RI, Boediono, pada hari Selasa 28 Februari 2012. Acara pembukaan akan disertai dengan pencanangan Zona Integritas, yang ditandai dengan penandatangan nota kesepahaman antara Mendikbud dengan Ketua BPKP; penandatangan Kontrak Kerja Pelaksanaan APBN 2012 antara Pimpinan Unit Utama dengan Penanggung Jawab Satuan Kerja (Satker), Penandatangan Pakta Integritas UN Jujur Berprestasi 2012, Deklarasi UN Jujur Berprestasi dan Pendidikan Anti Korupsi, serta peluncuran e-Monitoring Pendidikan dan Kebudayaan. Demikian disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kemdikbud, Ainun Na’im, saat menggelar jumpa pers di Ger…

286 Ribu Guru Serentak Ikuti Uji Kompetensi Awal (UKA)

Bandung Barat, - Kegiatan uji kompetensi awal bagi para guru yang telah memenuhi syarat akan dilaksanakan serentak pada 25 Februari 2012 dipusatkan di kabupaten kota seluruh Indonesia. Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) akan mengkoordinasikan bersama dengan Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan (LPTK) dan dinas pendidikan di kabupaten kota. Uji kompetensi diikuti oleh sebanyak 286 ribu peserta.

Niskalawati Bantah Soal Isu Amoral Ketum PB HMI

RMOL. Isu amoral yang membelit Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) perlahan mengerucut pada dugaan politisasi. Kabar hubungan amoral antara Ketua Umum PB HMI, Noer Fajrieansyah dengan Wasekjen Bidang Kewirausahaan PB HMI, Niskalawati, dinilai cuma manuver politik oknum organisasi yang ingin membawa HMI dalam kepentingan politis.

Niskalawati yang selama ini memilih diam, akhirnya angkat bicara. Kepada wartawan dia menceritakan, hubungannya dengan Fajri (Noer Fajrieansyah) selama ini tidak lebih sebatas sesama pengurus HMI. Bahkan, dia mengenalnya Fajri jauh sebelum menjadi orang nomor satu di HMI, yaitu saat acara Dies Natalis HMI ke 63 di Perpustakaan Nasional Salemba, Februari 2010.

Agar Lulus UKA, Guru di Sumut Akui Diminta Jutaan Oleh Aparat Dinas Setempat

SERDANG BEDAGAI, KOMPAS.com - Agar lulus ujian kompetensi awal, sejumlah guru sekolah dasar di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, mengaku diminta membayar Rp 2 juta oleh aparat dinas pendidikan setempat. Ujian kompetensi awal merupakan bagian dari proses sertifikasi guru. 
Terhadap pungutan tersebut, para guru tidak berani mengungkapkan identitas dirinya. Mereka khawatir, jika berbicara, akan dikenai sanksi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Serdang Bedagai dan dipindahkan ke tempat terpencil.

Administrasi Pendidikan Buruk, Kepsek Sudah Meninggal Dimutasi

MAKASSAR, KOMPAS.com - Buruknya administrasi dan manajemen pendidikan, antara lain, ditunjukkan dengan adanya kepala sekolah yang sudah meninggal malah dimutasi ke sekolah lain. Kasus ini terjadi di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.
Kepala SDN 04 Lakkading, Majene, yang telah meninggal pada tahun 2011 dimutasi ke SDN 25 Apoang, Majene, berdasarkan surat keputusan yang ditandatangani Bupati Majene Kalma Katta pada 27 Januari 2012.
”Hal ini bisa terjadi karena data yang dimiliki badan kepegawaian daerah sangat buruk,” kata Ketua Dewan Pendidikan Majene Rusbi Hamid, Senin (20/2). Akibatnya, guru atau kepala sekolah asal dipindah saja tanpa mengecek informasi paling mutakhir di lapangan.

Jubir Presiden: Butuh Waktu, Guru Honorer Jadi PNS

Jakarta (ANTARA News) - Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha menyatakan, proses pengangkatan guru honorer menjadi calon pegawai negeri sipil membutuhkan waktu karena memerlukan validasi di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Julian membantah bahwa pemerintah lambat menangani guru honorer. Menurut dia, selama ini proses pembahasan guru honorer telah berjalan di Kementerian PAN.

Mendikbud: Apa Salahnya RSBI?

SEMARANG, KOMPAS.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh menilai, kekurangan yang masih terjadi pada pelaksanaan program rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) adalah sesuatu yang wajar. Oleh karena itu, menurutnya, yang harus dilakukan adalah pembenahan, bukan menghilangkannya.

"Opo salahe (Apa salahnya) RSBI? Apa salah kita punya cita-cita memiliki sekolah bertaraf internasional (SBI)? Kalau perguruan tinggi ada visi world class, sekolah juga harus ada SBI," katanya di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (15/2) malam.

Pecat Noer Fajrieansyah, Murni Kembali Ke Khithah Perjuangan HMI

RMOL. Ketidakmauan Noer Fajriansyah mengikuti sumpah yang diadakan pengurus PB HMI di masjid Sunda Kelapa, Kamis (9/2) pekan lalu, sangat disayangkan. Sebab, itu adalah tempat pembuktian bagi Fajri terkait kasus amoral yang menimpanya.

Jika isu perzinahan dan kunjungan ke Vatikan dikatakan Fajri telah dijadikan komoditi politik oleh kelompok sakit hati dan fitnah besar, maka seharusnya dia berani melakukan sumpah secara Islami yang di gagas oleh kader-kader HMI Jakarta dan 7 staf Ketua PB HMI itu, jangan tidak hadir dan malah beralasan yang tidak jelas.

Demikian disampaikan Rahmat Sholeh, mantan Ketua HMI Cabang Jaktim dan Presidium Aliansi Komisariat Seluruh Indonesia (Aksi) Jaktim beberapa saat lalu (Senin, 13/2).

Mendikbud: Masyarakat Indonesia Harus Dipaksa Untuk Menulis Ilmiah

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan, masyarakat Indonesia memang harus "dipaksa" untuk membangun dan mengembangkan kesadaran menulis ilmiah. Menurutnya, paksaan tersebut harus dilakukan untuk mempercepat pembangunan pendidikan, khususnya budaya menulis ilmiah.

Oleh karena itu, kata Nuh, diterbitkannya surat edaran Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada 27 Januari 2012 merupakan upaya "paksaan" agar kalangan di dunia pendidikan mau menulis.

Mendikbud: Kebijakan Wajib Publikasi Karya Ilmiah Jalan Terus

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh menegaskan, kewajiban publikasi ilmiah mahasiswa S-1, S-2, dan S-3 di jurnal ilmiah tetap jalan. Kebijakan memublikasikan karya ilmiah di perguruan tinggi, menurut Nuh, memang harus dipaksakan agar perkembangan publikasi ilmiah di Indonesia meningkat. "Potensinya ada, tetapi selama ini tidak dikelola dengan baik. Sebab, mahasiswa S-1, S-2, dan S-3, kan memang membuat karya ilmiah dalam beragam bentuk," kata Nuh, Jumat (10/2/2012), di Jakarta.

PGRI Jatim Tolak Uji Kompetensi Awal (UKA) Bagi Guru

SURABAYA, KOMPAS.com - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Wilayah Jawa Timur menolak kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tentang Uji Kompetensi Awal (UKA) bagi guru.
Menurut Ketua PGRI Jatim, Ichwan Sumadi, UKA tidak diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen maupun dalam Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru. ''Selain tidak diatur dalam UU dan PP, kebijakan UKA juga dipastikan akan membebani dan menimbulkan keresahan guru,'' katanya, Sabtu (11/2/2012).

Noer Fajrieansyah Tegaskan Diri Masih Sebagai Ketum PB HMI

RMOL. Noer Fajriansyah menegaskan bahwa dirinya masih menjabat Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI). Forum rapat pleno PB HMI yang digelar Kamis malam, yang salah satu menyepakati pemberhentian dirinya seperti disampaikan Arbayanto, kata Fajri, adalah tidak sah dan merupakan pelanggaran terhadap aturan organisasi.
Kepada Rakyat Merdeka Online, Jumat malam (10/2), Fajri menegaskan bahwa Arbayanto sudah mengundurkan diri dari Kabid Hukum dan HAM PB HMI, sehingga langkahnya menggelar rapat pleno atas nama PB HMI tidaklah berkekuatan apapun.

"Mereka sudah mengundurkan diri, dan secara organisasi kami sudah mereshuffle mereka. Forum yang mereka buat tidak sah dan merupakan pelanggaran," kata dia.

Profesor Mengajar Anak SD, dan Budaya Feodal Dalam Pendidikan

Oleh Sri Endang Susetiawati
Sudah cukup lama, saya berharap agar di Indonesia banyak profesor yang bersedia  mengajar di jenjang pendidikan dasar, yaitu SD dan SMP. Mengapa? Pertama, karena di sejumlah negara lain, seperti Singapura, Jepang, Eropa, atau Amerika, misalnya, sudah menjadi hal yang relatif biasa, seseorang yang bergelar Doktor atau bahkan Profesor masih bersedia dengan senang hati mengajar di tingkat pendidikan dasar.
Kedua, pendidikan tingkat dasar sangat penting sebagai fondasi bangunan pengetahuan anak-anak pada tingkat jenjang sekolah yang lebih tinggi. Kehadiran seorang guru yang dianggap jauh lebih menguasai secara materi dan pedagogi, akan sangat membantu dalam membentuk fondasi dan mengembangkan pengetahuan anak yang lebih baik.

Buntut Dugaan Asusila, Noer Fajrieansyah Dipecat Sebagai Ketum PB HMI

RMOL. Noer Fajriansyah sudah diberhentikan dari Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI). Hal ini sesuai hasil Rapat Harian PB HMI yang dilakukan kemarin malam (Kamis, 9/2).

Selain memberhentikan Fajri, dalam rapat itu juga menunjuk Dwi Julian sebagai Pj Ketua Umum PB HMI.

M. Arbayanto, kader HMI yang pernah menjadi Kabid Hukum dan HAM PB HMI, dan ikut dalam rapat pleno itu, mengatakan, pemberhentian ini tidak lepas dari adanya kasus amoral yang telah mencoreng nama baik organisasi oleh Fajri, sebagaimana diakui HMI-wati Niskalawati. Niskalawati mengaku telah berkali-kali melakukan hubungan layaknya suami istri dengan Fajri dan terpaksa membongkarnya karena Fajri tak mau mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Kinder Uni: Profesor Pun Mengajar Anak SD

JAKARTA, KOMPAS.com — Bertempat di Balai Sidang Kampus UI, Depok, Sabtu, (11/2/2012) pagi ini, Universitas Indonesia bekerja sama dengan DAAD Jakarta mengundang 250 siswa-siswi sekolah dasar dari 50 SD se-Jabodetabek untuk mengikuti program Kinder Uni (pengenalan sains untuk sekolah dasar) oleh para profesor/guru besar dari Universitas Indonesia.
Program ini digelar setiap Sabtu selama satu bulan. Setiap sekolah mengirimkan empat siswanya untuk menjadi peserta. Kehadiran mereka didampingi guru dari tiap sekolah dan orangtua.

Ujian Kompetensi Awal (UKA): Penentu Guru Lolos Kuota Sertifikasi 2012

JAKARTA, KOMPAS.com - Ujian nasional yang membuat gentar banyak siswa, juga bakal dihadapi para guru. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bakal menggelar ujian nasional, untuk pertama kalinya bagi guru lewat Uji Kompetensi Awal (UKA).

Ujian ini akan menentukan lulus atau tidak lulusnya guru, terpilih dalam kuota sertifikasi guru 2012.

Diduga, Ada Penggelembungan Harga Laptop Wajib Bagi Guru Sertifikasi di Malang

MALANG, KOMPAS.com - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) antikorupsi di Malang, Jawa Timur, yakni Malang Coruption Watch (MCW) mengancam akan melaporkan Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Malang ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang. Pelaporan tersebut terkait dugaan adanya mark up (pengelembungan) pembelian laptop yang diwajibkan kepada guru yang lolos sertifikasi di Kota Malang.

Ensiklopedi al-Qur’an (Hanif-4): Ajakan Kepada Agama Tauhid (1)

Oleh M. Dawam Rahardjo

Agaknya, ketika ayat-ayat al-Qur’an merujuk kepada sejarah Ibrahim yang membawa kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, kaum Yahudi dan Nasrani melakukan klaim bahwa Ibrahim adalah penganut agama mereka masing-masing. Yang Yahudi mengatakan bahwa Ibrahim adalah penganut agama Yahudi, sedangkan yang Nasrani mengatakan hal yang serupa.
Memang benar bahwa riwayat Ibrahim terdapat dalam Taurat dan Injil (menurut versi al-Qur’an) atau dalam Kitab Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru. Tapi itu tidak berarti bahwa Ibrahim dapat digolongkan ke dalam salah satu agama tersebut. Ayat 65 dan 66 surat Ali Imran mengatakan:

Panduan Menulis untuk Jurnal Ilmiah

KOMPAS.com - Ada banyak panduan yang bisa membantu Anda dalam menulis sebuah jurnal ilmiah. Panduan yang satu ini, mungkin bisa dijadikan referensi.

Format umum untuk jurnal ilmiah biasanya terdiri dari:

M. Nuh: Publikasi Karya Ilmiah Untuk Tekan Plagiarisme

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengungkapkan alasan di balik dikeluarkannya surat edaran Direktorat Jenderal Pandidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tanggal 27 Januari 2012 yang mengatur publikasi karya ilmiah sebagai salah satu syarat lulus bagi mahasiswa S-1, S-2, dan S-3.

Nuh mengatakan, terjadi ketimpangan antara jumlah penulisa dan publikasi karya ilmiah jika dibadingkan dengan jumlah mahasiswa dari S-1 hingga S-3 yang mendapai 5,3 juta orang. Ia menilai, publikasi karya ilmiah di Indonesia rendah karena tidak ada upaya untuk mengolah dan mengelola karya ilmiah yang telah ada. Dalam banyak kasus, kata Nuh, seringkali para penulis karya ilmiah membuat satu karya ilmiah yang sebelumnya telah ditulis oleh penulis lain.

Kebijakan Dikti Berpotensi Merugikan

Oleh Bisman Nababan
KOMPAS.com - Dua bulan terakhir, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Nasional, mengeluarkan kebijakan kontroversial menyangkut nasib mahasiswa dan dosen. Kebijakan yang dituangkan dalam surat edaran ini mustahil dilaksanakan dalam kondisi sekarang.
Surat edaran pertama bertanggal 30 Desember 2011 (Nomor 250/E/T/2011) perihal kebijakan unggah karya ilmiah untuk kenaikan pangkat dosen. Edaran kedua bertanggal 27 Januari 2012 (Nomor 152/E/T/2012) perihal publikasi karya ilmiah untuk mahasiswa S-1, S-2, dan S-3 berlaku mulai kelulusan Agustus 2012.

Diwajibkan Beli Laptop, Para Guru Sertifikasi di Malang Protes

MALANG, KOMPAS.com - Puluhan guru yang lolos sertifikasi di Kota Malang, Jawa Timur memprotes kebijakan Dinas Pendidikan setempat yang mewajibkan pembelian laptop. Kewajiban tersebut dinilai adalah pemaksaan.
"Ini jelas pemaksaan dari Diknas Kota Malang. Karena walaupun guru sudah memiliki laptop sejak lama, tetap wajib beli. Makanya, kami menolak bersama guru lainnya," kata salah satu guru SDN Kebonsari 2, Sukun Kota Malang, ditemui Kompas.com, Rabu (8/2/2012). Setiap guru yang lulus sertifikasi diwajibkan membayar Rp 7,8 juta untuk mendapatkan laptop.

Gerakan Nasional Penyelamatan HMI Tuntut Noer Fajrieansyah Bersumpah

RMOL. Himpunan Mahasiswa Islam sebagai organisasi besar tengah menghadapi rumor skandal yang dialamatkan kepada pimpinan puncak mereka.

Kasus berawal dari pengakuan Niskalawati (Wasekjend Bidang Kewirausahaan PB HMI) tentang hubungannya dengan Ketum PB HMI, Noer Fajriansyah, yang sudah terlalu jauh. Demikian disampaikan Gerakan Nasional untuk Penyelamatan HMI yang dikoordinatori pengurus pusat HMI, Dwi Julian, dalam pernyataan pers yang diterima redaksi petang ini (Senin, 6/2).

Diketahui, bahwa skandal yang harusnya tak diketahui luar organisasi itu telah meluas pada situasi yang tidak dapat dikendalikan lagi. Namun, menurut siaran pers itu, Noer Fajriansyah tidak terbuka untuk mengklarifikasi kabar itu ke dalam. Upaya penyelesaian secara kelembagaan, yaitu penyelesaian dalam rapat harian, juga tertutup.

Ini, Link Daftar Jurnal Ilmiah Terakreditasi di Indonesia

KOMPAS.com — Mulai Agustus 2012, para mahasiswa S-1, S-2, dan S-3 diwajibkan untuk memublikasi karya tulis ilmiahnya sebagai syarat kelulusan. Bagi S-1, diberikan keleluasaan untuk memublikasi ringkasan skripsi atau catatan hasil praktik lapangan secara online. Mahasiswa S-2 diwajibkan memublikasi tulisan di jurnal nasional dan diimbau pada jurnal yang terakreditasi. Adapun mahasiswa S-3 bisa memublikasi tulisan ilmiahnya di jurnal-jurnal internasional.

Indonesia 2011: Ekonomi Tumbuh 6,5 %, Pendapatan per Kapita US$ 3.542,9

Produk domestik bruto (PDB) Indonesia 2011 mengalami pertumbuhan sebesar 6,5 % jika dibandingkan dengan 2010. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada sektor pengangkutan dan komunikasi (10,7 %), diikuti sektor perdagangan, hotel dan restoran (9,2 %), serta sektor keuangan, real estate dan jasa perusahaan (6,8 %).
Hal itu disampaikan Pjs. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin dalam jumpa pers di kantornya di Jakarta, kemarin (6/2). PDB Indonesia 2011 atas harga berlaku mencapai Rp 7.427,1 triliun atau lebih dari US$ 850 miliar,” katanya.

Para Rektor: Kebijakan Dikti Tentang Wajib Publikasi S1, S2, S3 Tidak Jelas dan Membingungkan

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi mewajibkan semua karya ilmiah program sarjana, magister, dan doktor lulusan setelah Agustus 2012 dimuat di jurnal ilmiah. Kebijakan tersebut dinilai sejumlah rektor tidak jelas dan membingungkan.

”Daya tampung jurnal ilmiah tidak sebanding dengan jumlah sarjana baru setiap tahun sehingga tidak mungkin setiap karya ilmiah termuat di jurnal,” kata Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Komaruddin Hidayat.

Tahun 2011: PNS Dominasi Tersangka Korupsi, Bidang Pendidikan Tertinggi

Indonesia Corruption Watch (ICW) melansir hasil survei soal tren penegakkan hukum kasus korupsi. Hasilnya, tersangka berlatar belakang pegawai negeri sipil (PNS) menempati urutan teratas selama 2011.
Jumlah PNS yang menjadi tersangka korupsi mencapai 239 orang, diikuti oleh direktur  atau pimpina perusahaan swasta dan anggota DPR/DPRD sebanyak 99 tersangka. Data tersebut menunjukkan perubahan ketimbang 2010 yang pada semester pertama tersangka korupsi dodominasi pihak swasta dengan 61 kasus. Pada semester kedua, giliran pegawai atau staf pemerintah daerah di posisi teratas, yakni 86 tersangka.

Marzuki Alie: Aneh, Masih Ada Honor Guru Rp 200 Ribu

SOLO – Ketua DPR RI Marzuki Alie, mengakui bahwa saat ini ada guru swasta yang masih menerima honor sebesar Rp200 ribu per bulan.

“Sungguh aneh, ada guru swasta yang masih menerima honor Rp200-300 ribu per bulan. Aneh di Negara Republik Indonesia ini,” tandas Marzuki Ali di depan Pengurus Besar Persatuan Guru Swasta Seluruh Indonesia (PGSI) di Pendapi Gede, Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Sabtu (4/2/2012).

Ensiklopedi al-Qur’an (Hanif-3): Hanif versus Musyrik

Oleh M. Dawam Rahardjo
Dalam Surat-surat Makiyah, pada umumnya, seruan al-Qur’an ditujukkan kepada manusia seluruhnya, dan bukan misalnya tertuju kepada kaum yang sudah beriman atau pemeluk agama lain, khususnya Yahudi dan Nasrani. Ayat 105 di muka menyeru kepada manusia. Dalam ayat selanjutya, kata hanif dipertentangkan dengan kata musyrik. Jadi, yang dituju adalah kaum politeis Mekkah. Pada ayat 106 dikatakan bahwa alternatif terhadap hanif adalah zalim.
Artinya, menyembah berhala berarti merendahkan derajat manusia sendiri. Betapa tidak, karena manusia “menyembah sesuatu yang tidak bisa memberi manfaat atau mudharat.” Pada ayat 100 dikatakan: “Dan Allah menimpakan kemurkaan kepada orang-orang yang tidak mempergunakan akalnya,” sebagaimana halnya kaum penyembah berhala.

Mulai Agustus 2012: Syarat S1, S2, S3, Harus Publikasi Makalah

JAKARTA, KOMPAS.com — Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkan surat edaran bernomor 152/E/T/2012 terkait publikasi karya ilmiah. Surat tertanggal 27 Januari 2012 ini ditujukan kepada Rektor/Ketua/Direktur PTN dan PTS seluruh Indonesia.

Noer Fajrieansyah (Ketum PB HMI): Tidak Ada Pengurus Mundur, Tapi Dicopot

RMOL. Noer Fadjriansyah membantah ada pengurus PB Himpunan Mahasiswa Islam yang mengundurkan diri. Karena Ketua Umum PB HMI itu mengaku sampai saat ini belum pernah menerima surat pengunduran diri dari orang-orang yang mengklaim telah mengundurkan diri tersebut.
"Mereka tidak pernah menyerahkan surat pengunduran diri kepada saya. Bagi saya, dalam organisasi, kalau mengundurkan diri harus pakai surat," kata Fadjri kepada Rakyat Merdeka Online siang tadi (Rabu, 1/2).

Noer Fajrieansyah (Ketum PB HMI): Tudingan Amoral, Itu Fitnah

RMOL. Noer Fadjriansyah dituding telah melakukan perbuatan amoral. Tak tanggung-tanggung, lewat sebuah tulisan di Kompasiana, Ketua Umum PB Himpunan Mahasiswa Islam itu dituding melakukan perzinahan dengan aktivis Korps HMI Wati, sebutan aktivis HMI yang perempuan.
Apa tanggapan Fadjri?

Surat Pernyataan Mundur Fungsionaris PB HMI

Akhir Januari lalu, sejumlah fungsionaris PB HMI melakukan konferensi pers terkait dengan tudingan skandal amoral yang dialamatkan pada Ketua Umum PB HMI, sdr Noer Fajrieansyah.

Berikut ini adalah surat pernyataan mundur yang ditandatangani oleh sejumlah fungsionaris PB HMI.

Surat Pernyataan Mosi Tidak Percaya Fungsionaris HMI

Akhir Januari lalu, sejumlah fungsionaris PB HMI melakukan konferensi pers terkait dengan tudingan skandal amoral yang dialamatkan pada Ketua Umum PB HMI, sdr Noer Fajrieansyah. 
Berikut ini adalah surat pernyataan mosi tidak percaya yang ditandatangani oleh sejumlah fungsionaris HMI.

Skandal Amoral Ketum PB HMI: Pengurus Mundur dan Mosi Tidak Percaya

Dugaan skandal amoral, atau tuduhan perbuatan asusila yang dialamatkan pada Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) telah menimbulkan reaksi keras dari sesama fungsionaris dan kader HMI. Sejumlah alumni HMI pun telah cukup banyak memberikan keprihatinan atas kasus yang menimpa adik-adiknya di HMI.
Pada tanggal 26 Januari 2012 lalu, bertempat di Sekretariat PB MHI, sejumlah pengurus PB HMI menggelar konferensi pers terkait sknadal yang menimpa Ketum PB HMI, sdr. Noer Fajrieansyah dengan seorang perempuan kader HMI (Kohati) yang telah mengakui segala perbuatannya.