Langsung ke konten utama

Selamat Datang di Kelas Digital Sejarah

Selamat datang di Kelas Digital Pelajaran Sejarah SMAN 2 Kuningan. Ini merupakan media pembelajaran Sejarah yang diampu oleh guru Dra. N. Sri Endang Susetiawati, M.Pd.

Dengan media Kelas Digital Sejarah ini, diharapkan siswa dapat melakukan proses belajar secara lebih mudah, intensif dan dapat dilakukan kapanpun, baik saat berada di sekolah maupun saat usai pulang sekolah.

Kelas Digital Sejarah merupakan media komunikasi dalam proses pembelajaran Sejarah yang dapat diakses melalui handphone, komputer atau laptop.

Melalui Kelas Digital ini, guru akan memberikan konten belajar, baik berupa teks, foto, video atau dokumen lainnya yang diharapkan dapat direspon oleh siswa dengan memberikan komentar atau berdiskusi.

Melalui Kelas Digital pula guru akan memberikan penugasan, ulangan secara online, serta pengumuman.

Tugas dapat dilaporkan oleh siswa melalui media Kelas Digital pula dengan cara mengunggah file penugasan.

Sementara itu, hasil ulangan secara online akan memudahkan guru untuk me…

E-Learning Cocok Untuk Kondisi Geografis Indonesia

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Sistem e-learning atau pembelajaran elektronik cocok dengan kondisi geografis Indonesia yang terpisah antarpulau. Hal itu dikatakan pakar teknik informatika Universitas Islam Indonesia Yogyakarta Yudi Prayudi, Jumat (24/2/2012), di Yogyakarta.

"Oleh karena itu, sistem e-learning perlu diterapkan dalam pelaksanaan proses pendidikan di Indonesia, khususnya di jenjang perguruan tinggi," ujar Yudi.
Menurut dia, hal tersebut diperlukan karena pendidikan Indonesia masih menghadapi sejumlah masalah. Permasalahan itu, di antaranya, sumber daya manusia Indonesia yang tersebar dalam lingkungan geografis yang sangat luas. Selain itu, ketersediaan infrastruktur dan kualitasnya juga beragam. Penyebaran sumber daya manusia yang berkualitas itu juga sangat bervariasi antardaerah.

Yudi mengungkapkan, ada daerah yang relatif maju, memiliki sumber daya manusia yang unggul, infrastruktur memadai, dan kaya informasi. Tetapi, masih banyak juga daerah yang kualitas sumber daya manusianya masih rendah, infrastruktur kurang memadai, dan miskin informasi.

"Adanya daerah yang kaya informasi dan miskin informasi tersebut terjadi kesenjangan pengetahuan," kata Yudi yang juga Ketua Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknik Industri (FTI) Universitas Islam Indonesia (UII).

Menurut dia, untuk mengatasi permasalahan itu, solusi secara konvensional akan membutuhkan waktu yang lama. Padahal, banyak perguruan tinggi yang memiliki sumber daya sangat terbatas untuk mampu menambah jumlah gedung dan ruangnya, memperbesar jumlah mahasiswa, meningkatkan kualitas dosen, dan menekan biaya operasional pendidikan.

"Untuk itu, muncul  e-learning yang menjadi solusi, yakni proses belajar mengajar yang difasilitasi dan didukung oleh pemanfaatan teknologi informasi dan internet," katanya.

Ia menambahkan,  e-learning  memang relevan bagi perguruan tinggi, sehingga ke depan mahasiswa tidak on campus alias selalu berada di kampus, melainkan juga off campus.
"Hal itu akan menjadikan keterserapan mahasiswa pendidikan tinggi semakin luas. Seiring dengan hal itu ketersediaan media teknologi dan informasi, kualitas staf pengajar dan kurikulum pendidikan tinggi tetap diprioritaskan," katanya.

Dalam implementasinya, menurut dia, e-learning diharapkan bukan menjadi hal utama dalam proses belajar mengajar.

"Roh pembelajaran, kedekatan personal antara dosen dan mahasiswa tetap harus diutamakan. Jika media teknologi informasi dapat dimanfaatkan dengan benar, maka akan meningkatkan aksesibilitas, ekuitas, dan kualitas pendidikan nasional," kata Yudi.
Sumber : ANT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bangkitnya Ekonomi Syariah, Saatnya Dukung Nyata Bebas Bunga

Oleh Sri Endang Susetiawati Perkembangan ekonomi syariah, kini telah memasuki babak baru, di mana kehadirannya kian diperhitungkan di dunia. Adiwarman A. Karim menyebutnya sebagai kebangkitan ekonomi dan keuangan  syariah di dunia yang ditandai oleh adanya tiga indikator penting. Pertama, semakin besarnya volume dan transaksi bisnis berbasiskan syariah; kedua, semakin menguatnya pembangunan infrastruktur kelembagaan yang mendukung perkembangan ekonomi dan keuangan syariah; dan ketiga, penyebaran institusi keuangan syariah yang semakin meluas ke berbagai belahan dunia. Pada indikator pertama, berdasarkan data dalam Ten-Year Framework and Strategies (IFSB, 2007), volume dan transaksi bisnis berdasarkan prinsip syariah secara global telah mengalami pertumbuhan pada kisaran 15-20 % per tahun. Pada kurun waktu ini, terdapat 284 institusi keuangan syariah yang mengelola dana lebih dari US$ 350 milyar, dan beroperasi di 75 negara di dunia. Sekitar USS 300 milyar tertanam di perbankan syaria…

Ironi Kedele di Negeri Tahu Tempe

Oleh Sri Endang Susetiawati
Dalam tiga pekan terakhir ini, mata uang rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sempat terpuruk hingga menyentuh angka Rp 12.000,- per dollar AS. Padahal, sebulan lalu, 1 dollar AS masih diperdagangkan pada kisaran angka di bawah Rp 10.000.
Di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI), pada saat yang hampir bersamaan, indeks harga saham gabungan (IHSG) sempat menembus angka di bawah 4000, atau terendah dalam 3 tahun terakhir.  Padahal,  di awal tahun ini, IHSG bahkan sempat memecahkan rekor angka 5000, atau tepatnya 5010,907 pada 19/4/2013, atau angka tertinggi sepanjang sejarah kehadiran bursa saham di negeri ini.
Terpuruknya nilai mata uang rupiah terhadap dollar AS yang hampir seiring dengan kian melemahnya nilai IHSG sempat mengingatkan kembali peristiwa sekitar 15 tahun lalu ketika Indonesia memasuki krisis ekonomi, kemudian krisis politik yang menyebabkan kejatuhan rezim Orde Baru (Orba).
Meski selalu ditepis oleh pemerintah, bayang-bayang krisis ekonomi…

Selamat Datang di Kelas Digital Sejarah

Selamat datang di Kelas Digital Pelajaran Sejarah SMAN 2 Kuningan. Ini merupakan media pembelajaran Sejarah yang diampu oleh guru Dra. N. Sri Endang Susetiawati, M.Pd.

Dengan media Kelas Digital Sejarah ini, diharapkan siswa dapat melakukan proses belajar secara lebih mudah, intensif dan dapat dilakukan kapanpun, baik saat berada di sekolah maupun saat usai pulang sekolah.

Kelas Digital Sejarah merupakan media komunikasi dalam proses pembelajaran Sejarah yang dapat diakses melalui handphone, komputer atau laptop.

Melalui Kelas Digital ini, guru akan memberikan konten belajar, baik berupa teks, foto, video atau dokumen lainnya yang diharapkan dapat direspon oleh siswa dengan memberikan komentar atau berdiskusi.

Melalui Kelas Digital pula guru akan memberikan penugasan, ulangan secara online, serta pengumuman.

Tugas dapat dilaporkan oleh siswa melalui media Kelas Digital pula dengan cara mengunggah file penugasan.

Sementara itu, hasil ulangan secara online akan memudahkan guru untuk me…