Langsung ke konten utama

Selamat Datang di Kelas Digital Sejarah

Selamat datang di Kelas Digital Pelajaran Sejarah SMAN 2 Kuningan. Ini merupakan media pembelajaran Sejarah yang diampu oleh guru Dra. N. Sri Endang Susetiawati, M.Pd.

Dengan media Kelas Digital Sejarah ini, diharapkan siswa dapat melakukan proses belajar secara lebih mudah, intensif dan dapat dilakukan kapanpun, baik saat berada di sekolah maupun saat usai pulang sekolah.

Kelas Digital Sejarah merupakan media komunikasi dalam proses pembelajaran Sejarah yang dapat diakses melalui handphone, komputer atau laptop.

Melalui Kelas Digital ini, guru akan memberikan konten belajar, baik berupa teks, foto, video atau dokumen lainnya yang diharapkan dapat direspon oleh siswa dengan memberikan komentar atau berdiskusi.

Melalui Kelas Digital pula guru akan memberikan penugasan, ulangan secara online, serta pengumuman.

Tugas dapat dilaporkan oleh siswa melalui media Kelas Digital pula dengan cara mengunggah file penugasan.

Sementara itu, hasil ulangan secara online akan memudahkan guru untuk me…

Ikuti UKA, Guru Pasrah: Kelulusan Ditentukan Pusat Berdasarkan Ranking

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com -  Guru-guru yang ikut ujian kompetensi awal (UKA) untuk penentuan lulus atau tidaknya ikut sertifikasi kuota tahun 2012, hanya bisa pasrah. Para guru yang baru pertama kali mengalami UKA itu, mengaku kekurangan waktu dan kesulitan mengingat teori.

Sudarsono (48), guru SLB Sukarame, Bandar Lampung, Sabtu (25/2/2012), mengatakan, soal-soal ujian yang panjang membuatnya menghabiskan banyak waktu membaca. "Saya pasrah aja dengan hasilnya. Yang penting saya sudah kerjakan semua dengan baik," kata Sudarsono, yang sudah 20 tahun jadi guru.


Nurita (48), guru SLB lainnya, mengaku kesulitan menjawab soal-soal teori. Namun, guru yang sudah mengabdi sekitar 20 tahun itu tetap berusaha mengerjakan semua soal pilihan ganda.

"Penghargaan untuk guru kok ya dengan ujian-ujian begini. Kami benar-benar sudah mengabdi sepenuh hati kepada siswa-siswa berkebutuhan khusus. Untuk praktik, ya bisa dibilang kami berusaha sebaik-baiknya. Tapi kalau diuji lagi secara teori, banyak yang lupa," kata Nurita.

Nurhasanudin (50), guru bahasa indonesia SMPN 11 Bandar Lampung, mengatakan, untuk soal bahasa indonesia banyak wacana yang panjang, yang membutuhkan pemahaman.

"Saya yakin saja bisa kerjakan. Mudah-mudahan sekitar 80 persen bisa benar. Tetapi soal lulus atau nggak, saya pasrah saja," kata Nurhasanudin

Djuariyati Azhari, Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Lampung, mengatakan, penentuan kelulusan ditentukan Kemendikbud pusat. Hasil ujian guru diranking sesuai kuota yakni 250.000 guru.

"Kalau guru masuk ranking 251, berarti dia tidak lulus. Saya juga belum tahu berapa guru dari Provinsi Lampung yang bisa lolos ke tahap selanjutnya untuk ikut pendidikan dan pelatihan profesi guru atau PLPG," kata Djuariyati.

Di Provinsi Lampung, peserta berjumlah 7.752 guru. Dari jumlah tersebut, sekitar 5.000 di antaranya adalah guru SD. Para guru mengikuti UKA di 40 lokasi yang tersebar di 14 kabupaten.

Komentar

  1. ya saya sependapat,,kalau mau beri penghargaan lihat ke abdiannya mengabdi kepada negara untuk mendidik anak-anak bangsa penerus bangsa ini

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bangkitnya Ekonomi Syariah, Saatnya Dukung Nyata Bebas Bunga

Oleh Sri Endang Susetiawati Perkembangan ekonomi syariah, kini telah memasuki babak baru, di mana kehadirannya kian diperhitungkan di dunia. Adiwarman A. Karim menyebutnya sebagai kebangkitan ekonomi dan keuangan  syariah di dunia yang ditandai oleh adanya tiga indikator penting. Pertama, semakin besarnya volume dan transaksi bisnis berbasiskan syariah; kedua, semakin menguatnya pembangunan infrastruktur kelembagaan yang mendukung perkembangan ekonomi dan keuangan syariah; dan ketiga, penyebaran institusi keuangan syariah yang semakin meluas ke berbagai belahan dunia. Pada indikator pertama, berdasarkan data dalam Ten-Year Framework and Strategies (IFSB, 2007), volume dan transaksi bisnis berdasarkan prinsip syariah secara global telah mengalami pertumbuhan pada kisaran 15-20 % per tahun. Pada kurun waktu ini, terdapat 284 institusi keuangan syariah yang mengelola dana lebih dari US$ 350 milyar, dan beroperasi di 75 negara di dunia. Sekitar USS 300 milyar tertanam di perbankan syaria…

Ironi Kedele di Negeri Tahu Tempe

Oleh Sri Endang Susetiawati
Dalam tiga pekan terakhir ini, mata uang rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sempat terpuruk hingga menyentuh angka Rp 12.000,- per dollar AS. Padahal, sebulan lalu, 1 dollar AS masih diperdagangkan pada kisaran angka di bawah Rp 10.000.
Di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI), pada saat yang hampir bersamaan, indeks harga saham gabungan (IHSG) sempat menembus angka di bawah 4000, atau terendah dalam 3 tahun terakhir.  Padahal,  di awal tahun ini, IHSG bahkan sempat memecahkan rekor angka 5000, atau tepatnya 5010,907 pada 19/4/2013, atau angka tertinggi sepanjang sejarah kehadiran bursa saham di negeri ini.
Terpuruknya nilai mata uang rupiah terhadap dollar AS yang hampir seiring dengan kian melemahnya nilai IHSG sempat mengingatkan kembali peristiwa sekitar 15 tahun lalu ketika Indonesia memasuki krisis ekonomi, kemudian krisis politik yang menyebabkan kejatuhan rezim Orde Baru (Orba).
Meski selalu ditepis oleh pemerintah, bayang-bayang krisis ekonomi…

Selamat Datang di Kelas Digital Sejarah

Selamat datang di Kelas Digital Pelajaran Sejarah SMAN 2 Kuningan. Ini merupakan media pembelajaran Sejarah yang diampu oleh guru Dra. N. Sri Endang Susetiawati, M.Pd.

Dengan media Kelas Digital Sejarah ini, diharapkan siswa dapat melakukan proses belajar secara lebih mudah, intensif dan dapat dilakukan kapanpun, baik saat berada di sekolah maupun saat usai pulang sekolah.

Kelas Digital Sejarah merupakan media komunikasi dalam proses pembelajaran Sejarah yang dapat diakses melalui handphone, komputer atau laptop.

Melalui Kelas Digital ini, guru akan memberikan konten belajar, baik berupa teks, foto, video atau dokumen lainnya yang diharapkan dapat direspon oleh siswa dengan memberikan komentar atau berdiskusi.

Melalui Kelas Digital pula guru akan memberikan penugasan, ulangan secara online, serta pengumuman.

Tugas dapat dilaporkan oleh siswa melalui media Kelas Digital pula dengan cara mengunggah file penugasan.

Sementara itu, hasil ulangan secara online akan memudahkan guru untuk me…