Langsung ke konten utama

Selamat Datang di Kelas Digital Sejarah

Selamat datang di Kelas Digital Pelajaran Sejarah SMAN 2 Kuningan. Ini merupakan media pembelajaran Sejarah yang diampu oleh guru Dra. N. Sri Endang Susetiawati, M.Pd.

Dengan media Kelas Digital Sejarah ini, diharapkan siswa dapat melakukan proses belajar secara lebih mudah, intensif dan dapat dilakukan kapanpun, baik saat berada di sekolah maupun saat usai pulang sekolah.

Kelas Digital Sejarah merupakan media komunikasi dalam proses pembelajaran Sejarah yang dapat diakses melalui handphone, komputer atau laptop.

Melalui Kelas Digital ini, guru akan memberikan konten belajar, baik berupa teks, foto, video atau dokumen lainnya yang diharapkan dapat direspon oleh siswa dengan memberikan komentar atau berdiskusi.

Melalui Kelas Digital pula guru akan memberikan penugasan, ulangan secara online, serta pengumuman.

Tugas dapat dilaporkan oleh siswa melalui media Kelas Digital pula dengan cara mengunggah file penugasan.

Sementara itu, hasil ulangan secara online akan memudahkan guru untuk me…

Jubir Presiden: Butuh Waktu, Guru Honorer Jadi PNS

Jakarta (ANTARA News) - Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha menyatakan, proses pengangkatan guru honorer menjadi calon pegawai negeri sipil membutuhkan waktu karena memerlukan validasi di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Julian membantah bahwa pemerintah lambat menangani guru honorer. Menurut dia, selama ini proses pembahasan guru honorer telah berjalan di Kementerian PAN.
"Sebetulnya selama ini telah ada pembahasan di Kementerian PAN dan Reformasi Birokrasi dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kalau disebut lambat, kami kira memang itu ada proses tindak lanjut. Mungkin membutuhkan waktu untuk validitas yang menjadi keharusan di sana," tuturnya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa

Julian berharap pertemuan antara guru honorer dan pemerintah yang berlangsung di Kantor Kementerian PAN dan Reformasi Birokrasi dapat menghasilkan kesepahaman.

Perwakilan guru honorer yang berunjuk rasa meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang pengangkatan guru honorer menjadi calon pegawai negeri sipil, telah diterima oleh Menteri PAN dan Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar dan Sekretaris Kabinet Dipo Alam pada Senin sore 20 Februari 2012 di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Julian mengaku pihak Istana Kepresidenan telah menyimak aspirasi para guru honorer guna menjadi masukan bagi pemerintah untuk menindaklanjuti verifikasi dan berbagai langkah teknis yang diperlukan di Kementerian PAN dan Reformasi Birokrasi.

"Tentu yang menjadi aspirasi dari mereka telah didengar oleh pemerintah. Tentu ada tindak lanjut. Untuk lebih lengkap dan teknis akan dibahas di Kementerian PAN serta melibatkan Kementerian Pendidikan dan Budaya," tuturnya.

Ribuan guru honorer sejak Senin, 20 Februari 2012, berunjuk rasa menuntut pengesahan rancangan peraturan pemerintah tentang pengangkatan guru honorer menjadi calon pegawai negeri sipil.

PP tersebut amat ditunggu-tunggu oleh guru honorer yang tingkat kesejahteraannya sangat rendah dengan honor berkisar antara Rp100 ribu hingga Rp300 ribu per bulan.

(T.D013/N002)
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © 2012

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bangkitnya Ekonomi Syariah, Saatnya Dukung Nyata Bebas Bunga

Oleh Sri Endang Susetiawati Perkembangan ekonomi syariah, kini telah memasuki babak baru, di mana kehadirannya kian diperhitungkan di dunia. Adiwarman A. Karim menyebutnya sebagai kebangkitan ekonomi dan keuangan  syariah di dunia yang ditandai oleh adanya tiga indikator penting. Pertama, semakin besarnya volume dan transaksi bisnis berbasiskan syariah; kedua, semakin menguatnya pembangunan infrastruktur kelembagaan yang mendukung perkembangan ekonomi dan keuangan syariah; dan ketiga, penyebaran institusi keuangan syariah yang semakin meluas ke berbagai belahan dunia. Pada indikator pertama, berdasarkan data dalam Ten-Year Framework and Strategies (IFSB, 2007), volume dan transaksi bisnis berdasarkan prinsip syariah secara global telah mengalami pertumbuhan pada kisaran 15-20 % per tahun. Pada kurun waktu ini, terdapat 284 institusi keuangan syariah yang mengelola dana lebih dari US$ 350 milyar, dan beroperasi di 75 negara di dunia. Sekitar USS 300 milyar tertanam di perbankan syaria…

Ironi Kedele di Negeri Tahu Tempe

Oleh Sri Endang Susetiawati
Dalam tiga pekan terakhir ini, mata uang rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sempat terpuruk hingga menyentuh angka Rp 12.000,- per dollar AS. Padahal, sebulan lalu, 1 dollar AS masih diperdagangkan pada kisaran angka di bawah Rp 10.000.
Di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI), pada saat yang hampir bersamaan, indeks harga saham gabungan (IHSG) sempat menembus angka di bawah 4000, atau terendah dalam 3 tahun terakhir.  Padahal,  di awal tahun ini, IHSG bahkan sempat memecahkan rekor angka 5000, atau tepatnya 5010,907 pada 19/4/2013, atau angka tertinggi sepanjang sejarah kehadiran bursa saham di negeri ini.
Terpuruknya nilai mata uang rupiah terhadap dollar AS yang hampir seiring dengan kian melemahnya nilai IHSG sempat mengingatkan kembali peristiwa sekitar 15 tahun lalu ketika Indonesia memasuki krisis ekonomi, kemudian krisis politik yang menyebabkan kejatuhan rezim Orde Baru (Orba).
Meski selalu ditepis oleh pemerintah, bayang-bayang krisis ekonomi…

Selamat Datang di Kelas Digital Sejarah

Selamat datang di Kelas Digital Pelajaran Sejarah SMAN 2 Kuningan. Ini merupakan media pembelajaran Sejarah yang diampu oleh guru Dra. N. Sri Endang Susetiawati, M.Pd.

Dengan media Kelas Digital Sejarah ini, diharapkan siswa dapat melakukan proses belajar secara lebih mudah, intensif dan dapat dilakukan kapanpun, baik saat berada di sekolah maupun saat usai pulang sekolah.

Kelas Digital Sejarah merupakan media komunikasi dalam proses pembelajaran Sejarah yang dapat diakses melalui handphone, komputer atau laptop.

Melalui Kelas Digital ini, guru akan memberikan konten belajar, baik berupa teks, foto, video atau dokumen lainnya yang diharapkan dapat direspon oleh siswa dengan memberikan komentar atau berdiskusi.

Melalui Kelas Digital pula guru akan memberikan penugasan, ulangan secara online, serta pengumuman.

Tugas dapat dilaporkan oleh siswa melalui media Kelas Digital pula dengan cara mengunggah file penugasan.

Sementara itu, hasil ulangan secara online akan memudahkan guru untuk me…