Langsung ke konten utama

Selamat Datang di Kelas Digital Sejarah

Selamat datang di Kelas Digital Pelajaran Sejarah SMAN 2 Kuningan. Ini merupakan media pembelajaran Sejarah yang diampu oleh guru Dra. N. Sri Endang Susetiawati, M.Pd.

Dengan media Kelas Digital Sejarah ini, diharapkan siswa dapat melakukan proses belajar secara lebih mudah, intensif dan dapat dilakukan kapanpun, baik saat berada di sekolah maupun saat usai pulang sekolah.

Kelas Digital Sejarah merupakan media komunikasi dalam proses pembelajaran Sejarah yang dapat diakses melalui handphone, komputer atau laptop.

Melalui Kelas Digital ini, guru akan memberikan konten belajar, baik berupa teks, foto, video atau dokumen lainnya yang diharapkan dapat direspon oleh siswa dengan memberikan komentar atau berdiskusi.

Melalui Kelas Digital pula guru akan memberikan penugasan, ulangan secara online, serta pengumuman.

Tugas dapat dilaporkan oleh siswa melalui media Kelas Digital pula dengan cara mengunggah file penugasan.

Sementara itu, hasil ulangan secara online akan memudahkan guru untuk me…

Noer Fajrieansyah (Ketum PB HMI): Tidak Ada Pengurus Mundur, Tapi Dicopot

 RMOL. Noer Fadjriansyah membantah ada pengurus PB Himpunan Mahasiswa Islam yang mengundurkan diri. Karena Ketua Umum PB HMI itu mengaku sampai saat ini belum pernah menerima surat pengunduran diri dari orang-orang yang mengklaim telah mengundurkan diri tersebut.

"Mereka tidak pernah menyerahkan surat pengunduran diri kepada saya. Bagi saya, dalam organisasi, kalau mengundurkan diri harus pakai surat," kata Fadjri kepada Rakyat Merdeka Online siang tadi (Rabu, 1/2).

Namun, Fadjri mengakui bahwa sejumlah pengurus ia copot dari jabatan di PB HMI karena tidak bekerja. Hal itu dilakukan berdasarkan evaluasi yang digelar pada rapat Pleno di Kepulauan Seribu tanggal 23 Januari lalu.

"Kalau itu kan karena dia dievaluasi di Pleno PB HMI karena tidak punya program, tidak menjalankan progam dengan baik dan benar. Artinya mereka di-reshuffle karena mereka tidak punya kinerja," tegas Fadjri.
Sebelumnya, pada Kamis (26/1) lalu di Sekretariat PB HMI Puluhan Fungsionaris PB HMI 2010-2012 menyatakan mengundurkan diri dan menyatakn mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Noer Fajriansyah. Puluhan Fungsionaris tersebut terdiri dari tujuh dari 13 staf ketua bidang, puluhan Wakil Sekretaris Jenderal dan Kepala Departemen.

"Kami menyatakan mundur dari PB HMI, karena kepemimpinan Fajri sudah tidak bisa diharapkan lagi dapat memperbaiki HMI. Justru bisa merusak HMI lebih jauh," kata Kabid Hukum dan HAM, M. Arbayanto dalam keterangan pers yang diterima redaksi. [zul]

Rabu, 01 Februari 2012 , 19:20:00 WIB
Laporan: Zulhidayat Siregar
Baca Juga

Komentar