Langsung ke konten utama

Selamat Datang di Kelas Digital Sejarah

Selamat datang di Kelas Digital Pelajaran Sejarah SMAN 2 Kuningan. Ini merupakan media pembelajaran Sejarah yang diampu oleh guru Dra. N. Sri Endang Susetiawati, M.Pd.

Dengan media Kelas Digital Sejarah ini, diharapkan siswa dapat melakukan proses belajar secara lebih mudah, intensif dan dapat dilakukan kapanpun, baik saat berada di sekolah maupun saat usai pulang sekolah.

Kelas Digital Sejarah merupakan media komunikasi dalam proses pembelajaran Sejarah yang dapat diakses melalui handphone, komputer atau laptop.

Melalui Kelas Digital ini, guru akan memberikan konten belajar, baik berupa teks, foto, video atau dokumen lainnya yang diharapkan dapat direspon oleh siswa dengan memberikan komentar atau berdiskusi.

Melalui Kelas Digital pula guru akan memberikan penugasan, ulangan secara online, serta pengumuman.

Tugas dapat dilaporkan oleh siswa melalui media Kelas Digital pula dengan cara mengunggah file penugasan.

Sementara itu, hasil ulangan secara online akan memudahkan guru untuk me…

Noer Fajrieansyah Tegaskan Diri Masih Sebagai Ketum PB HMI

RMOL. Noer Fajriansyah menegaskan bahwa dirinya masih menjabat Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI). Forum rapat pleno PB HMI yang digelar Kamis malam, yang salah satu menyepakati pemberhentian dirinya seperti disampaikan Arbayanto, kata Fajri, adalah tidak sah dan merupakan pelanggaran terhadap aturan organisasi.

Kepada Rakyat Merdeka Online, Jumat malam (10/2), Fajri menegaskan bahwa Arbayanto sudah mengundurkan diri dari Kabid Hukum dan HAM PB HMI, sehingga langkahnya menggelar rapat pleno atas nama PB HMI tidaklah berkekuatan apapun.

"Mereka sudah mengundurkan diri, dan secara organisasi kami sudah mereshuffle mereka. Forum yang mereka buat tidak sah dan merupakan pelanggaran," kata dia.


Fajri menambahkan, upaya yang dilakukan Arbayanto cs hanya merupakan langkah untuk membuat kepengurusan tandingan dari kepengurusan HMI yang resmi dan sah.

Sementara Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Nasional PB HMI, Wahyu Hamdani, menegaskan, PB HMI tidak menggelar rapat pleno pada Kamis kemarin. Rapat sudah dilaksanakan pada tanggal 24-26 Januari lalu dan dihadiri 18 Badko HMI.

"Aturannya, rapat pleno diikuti Badko-Badko, apakah pleno yang dilakukan oleh mereka dihadiri Badko-Badko?" katanya tidak puas.

Menurutnya, apa yang dilakukan Arbayanto cs tak lebih sebagai upaya penggulingan yang telah menyalahi aturan organisasi.

"Ada program yang tidak dijalankan oleh Arbayanto saat menjabat Kabid Hukum dan HAM. Saat dievaluasi, dia tidak bisa menjelaskan kinerjanya, makanya direshuffle," imbuhnya. [dem]
Baca Juga

Komentar