Langsung ke konten utama

Selamat Datang di Kelas Digital Sejarah

Selamat datang di Kelas Digital Pelajaran Sejarah SMAN 2 Kuningan. Ini merupakan media pembelajaran Sejarah yang diampu oleh guru Dra. N. Sri Endang Susetiawati, M.Pd.

Dengan media Kelas Digital Sejarah ini, diharapkan siswa dapat melakukan proses belajar secara lebih mudah, intensif dan dapat dilakukan kapanpun, baik saat berada di sekolah maupun saat usai pulang sekolah.

Kelas Digital Sejarah merupakan media komunikasi dalam proses pembelajaran Sejarah yang dapat diakses melalui handphone, komputer atau laptop.

Melalui Kelas Digital ini, guru akan memberikan konten belajar, baik berupa teks, foto, video atau dokumen lainnya yang diharapkan dapat direspon oleh siswa dengan memberikan komentar atau berdiskusi.

Melalui Kelas Digital pula guru akan memberikan penugasan, ulangan secara online, serta pengumuman.

Tugas dapat dilaporkan oleh siswa melalui media Kelas Digital pula dengan cara mengunggah file penugasan.

Sementara itu, hasil ulangan secara online akan memudahkan guru untuk me…

Dugaan Adanya Pungutan Agar Lulus UKA, Muncul di Berbagai Daerah

MEDAN, KOMPAS.com - Laporan adanya aparat dinas pendidikan yang meminta uang dari para guru agar lulus ujian kompetensi awal bermunculan di Sumatera Utara. Pungutan serupa muncul di daerah lain pada guru yang sudah mendapat tunjangan sertifikasi.

Ketua Gabungan Pendidik dan Tenaga Pendidik Sumatera Utara FJ Pinem, Jumat (2/3), mengatakan, laporan baru muncul dari Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang.

”Yang diminta pembayaran adalah para guru sekolah dasar yang sudah dua kali tidak lulus sertifikasi,” tuturnya.

Mereka mengaku dimintai Rp 1 juta. Banyak guru senior yang ditempatkan di daerah terpencil memang merasa ujian sertifikasi adalah momok, terutama dalam hal penguasaan teknologi.

Sebelumnya, para guru sekolah dasar (SD) di Kabupaten Serdang Bedagai menyatakan dimintai Rp 2 juta agar lulus uji kompetensi awal. Para guru enggan berterus terang mengenai hal itu karena takut dikenai sanksi dan dimutasikan ke tempat terpencil. Laporan juga muncul di Kota Binjai.

Sekretaris Gabungan Pendidik dan Tenaga Pendidik Sumatera Utara Abdul Latif Ibrahim mengimbau para guru agar jangan melayani permintaan pembayaran apa pun.

”Laporkan jika ada pungutan,” ujar Latif.

Menurut Latif, para guru SD sering menjadi sasaran tekanan dari dinas pendidikan karena mereka tidak pernah protes. Para guru juga takut dipindahkan ke daerah terpencil.

Kepala Humas Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sumatera Utara Syamsir Alamsyah mengatakan, jika ada pungutan-pungutan di daerah, itu bukan kewenangan LPMP Sumatera Utara. LPMP tidak melakukan pungutan apa pun. Kelulusan juga ditentukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta berdasarkan nilai peserta ujian.

Pembayaran tidak penuh


Di Bandar Lampung, sejumlah guru mengatakan, guru yang berhak mendapat tunjangan sertifikasi sebesar satu kali gaji pokok menghadapi masalah pungutan liar dan pembayaran yang tidak penuh. Dalam setahun, guru hanya menerima tunjangan sertifikasi 11 bulan.

”Pungutan liar oleh oknum dinas pendidikan sudah mengesalkan. Tetapi, banyak guru yang tidak berdaya karena nanti dipersulit dan ditakut-takuti tunjangan bisa dihentikan,” kata seorang guru di Bandar Lampung.

Di Bandung, Ketua Federasi Guru Independen Indonesia Kabupaten Bandung Agus Suherman mengatakan, pembayaran tunjangan sertifikasi guru tidak transparan sebab guru hanya menerima transfer di rekening tanpa ada rincian.

”Kita tak tahu apa dana yang diterima sesuai dengan gaji pokok atau tidak sebab tidak ada rinciannya,” katanya.

Selain tunjangan sertifikasi tidak utuh diterima, ada juga guru yang diwajibkan membeli laptop, tetapi dengan harga jauh di atas harga pasaran. (WSI/ELN)
 
Sumber : Kompas Cetak

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bangkitnya Ekonomi Syariah, Saatnya Dukung Nyata Bebas Bunga

Oleh Sri Endang Susetiawati Perkembangan ekonomi syariah, kini telah memasuki babak baru, di mana kehadirannya kian diperhitungkan di dunia. Adiwarman A. Karim menyebutnya sebagai kebangkitan ekonomi dan keuangan  syariah di dunia yang ditandai oleh adanya tiga indikator penting. Pertama, semakin besarnya volume dan transaksi bisnis berbasiskan syariah; kedua, semakin menguatnya pembangunan infrastruktur kelembagaan yang mendukung perkembangan ekonomi dan keuangan syariah; dan ketiga, penyebaran institusi keuangan syariah yang semakin meluas ke berbagai belahan dunia. Pada indikator pertama, berdasarkan data dalam Ten-Year Framework and Strategies (IFSB, 2007), volume dan transaksi bisnis berdasarkan prinsip syariah secara global telah mengalami pertumbuhan pada kisaran 15-20 % per tahun. Pada kurun waktu ini, terdapat 284 institusi keuangan syariah yang mengelola dana lebih dari US$ 350 milyar, dan beroperasi di 75 negara di dunia. Sekitar USS 300 milyar tertanam di perbankan syaria…

Ironi Kedele di Negeri Tahu Tempe

Oleh Sri Endang Susetiawati
Dalam tiga pekan terakhir ini, mata uang rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sempat terpuruk hingga menyentuh angka Rp 12.000,- per dollar AS. Padahal, sebulan lalu, 1 dollar AS masih diperdagangkan pada kisaran angka di bawah Rp 10.000.
Di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI), pada saat yang hampir bersamaan, indeks harga saham gabungan (IHSG) sempat menembus angka di bawah 4000, atau terendah dalam 3 tahun terakhir.  Padahal,  di awal tahun ini, IHSG bahkan sempat memecahkan rekor angka 5000, atau tepatnya 5010,907 pada 19/4/2013, atau angka tertinggi sepanjang sejarah kehadiran bursa saham di negeri ini.
Terpuruknya nilai mata uang rupiah terhadap dollar AS yang hampir seiring dengan kian melemahnya nilai IHSG sempat mengingatkan kembali peristiwa sekitar 15 tahun lalu ketika Indonesia memasuki krisis ekonomi, kemudian krisis politik yang menyebabkan kejatuhan rezim Orde Baru (Orba).
Meski selalu ditepis oleh pemerintah, bayang-bayang krisis ekonomi…

Selamat Datang di Kelas Digital Sejarah

Selamat datang di Kelas Digital Pelajaran Sejarah SMAN 2 Kuningan. Ini merupakan media pembelajaran Sejarah yang diampu oleh guru Dra. N. Sri Endang Susetiawati, M.Pd.

Dengan media Kelas Digital Sejarah ini, diharapkan siswa dapat melakukan proses belajar secara lebih mudah, intensif dan dapat dilakukan kapanpun, baik saat berada di sekolah maupun saat usai pulang sekolah.

Kelas Digital Sejarah merupakan media komunikasi dalam proses pembelajaran Sejarah yang dapat diakses melalui handphone, komputer atau laptop.

Melalui Kelas Digital ini, guru akan memberikan konten belajar, baik berupa teks, foto, video atau dokumen lainnya yang diharapkan dapat direspon oleh siswa dengan memberikan komentar atau berdiskusi.

Melalui Kelas Digital pula guru akan memberikan penugasan, ulangan secara online, serta pengumuman.

Tugas dapat dilaporkan oleh siswa melalui media Kelas Digital pula dengan cara mengunggah file penugasan.

Sementara itu, hasil ulangan secara online akan memudahkan guru untuk me…