Langsung ke konten utama

Selamat Datang di Kelas Digital Sejarah

Selamat datang di Kelas Digital Pelajaran Sejarah SMAN 2 Kuningan. Ini merupakan media pembelajaran Sejarah yang diampu oleh guru Dra. N. Sri Endang Susetiawati, M.Pd.

Dengan media Kelas Digital Sejarah ini, diharapkan siswa dapat melakukan proses belajar secara lebih mudah, intensif dan dapat dilakukan kapanpun, baik saat berada di sekolah maupun saat usai pulang sekolah.

Kelas Digital Sejarah merupakan media komunikasi dalam proses pembelajaran Sejarah yang dapat diakses melalui handphone, komputer atau laptop.

Melalui Kelas Digital ini, guru akan memberikan konten belajar, baik berupa teks, foto, video atau dokumen lainnya yang diharapkan dapat direspon oleh siswa dengan memberikan komentar atau berdiskusi.

Melalui Kelas Digital pula guru akan memberikan penugasan, ulangan secara online, serta pengumuman.

Tugas dapat dilaporkan oleh siswa melalui media Kelas Digital pula dengan cara mengunggah file penugasan.

Sementara itu, hasil ulangan secara online akan memudahkan guru untuk me…

Pemerintah Siapkan Rp 30 Triliun, Bantuan Dana Bagi Siswa Miskin

JAKARTA, KOMPAS.com — Bantuan bagi siswa SD yang miskin akan disalurkan lewat kantor pos. Bantuan ini diberikan untuk mengantisipasi dampak kenaikan harga bahan bakar minyak agar siswa miskin tetap bisa bersekolah dan tidak putus sekolah.
”Besarnya bantuan masih akan dihitung, begitu pun banyaknya siswa miskin penerima bantuan masih diverifikasi,” kata Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono di Jakarta, Rabu (29/1/2012). Adapun bantuan untuk siswa SMP yang miskin sementara ini direncanakan disalurkan lewat sekolah.

Menurut Agung, bantuan bagi siswa miskin ini merupakan empat paket kebijakan untuk mengantisipasi dampak kenaikan harga bahan bakar minyak. Keempat paket itu adalah bantuan langsung sementara masyarakat yang bentuknya seperti bantuan langsung tunai, tambahan beras miskin, subsidi siswa miskin, dan subsidi transportasi. Besarnya anggaran empat paket bantuan ini sekitar Rp 20 triliun hingga Rp 30 triliun.

”Pola bantuan dan besarnya bantuan masih harus disetujui DPR,” kata Agung.

Ia mengatakan, data Kemenko Kesra menunjukkan, jumlah penduduk miskin dan sangat miskin mencapai 29,9 juta jiwa. Adapun untuk kategori mendekati garis kemiskinan sekitar 30 juta jiwa.

Deputi Menko Kesra Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Agus Sartono menjelaskan, saat ini bantuan bagi siswa SD yang miskin Rp 360.000 per siswa per tahun. Adapun siswa SMP Rp 550.000 dan siswa SMA Rp 780.000 per siswa per tahun. ”Besarnya bantuan nanti akan naik,” ujarnya.

Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Suyanto mengatakan, penyaluran bantuan lewat kantor pos karena pelayanannya menjangkau daerah- daerah terpencil. (LUK)
Sumber :
Kompas Cetak
Baca Juga

Komentar