Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2012

Selamat Datang di Kelas Digital Sejarah

Selamat datang di Kelas Digital Pelajaran Sejarah SMAN 2 Kuningan. Ini merupakan media pembelajaran Sejarah yang diampu oleh guru Dra. N. Sri Endang Susetiawati, M.Pd.

Dengan media Kelas Digital Sejarah ini, diharapkan siswa dapat melakukan proses belajar secara lebih mudah, intensif dan dapat dilakukan kapanpun, baik saat berada di sekolah maupun saat usai pulang sekolah.

Kelas Digital Sejarah merupakan media komunikasi dalam proses pembelajaran Sejarah yang dapat diakses melalui handphone, komputer atau laptop.

Melalui Kelas Digital ini, guru akan memberikan konten belajar, baik berupa teks, foto, video atau dokumen lainnya yang diharapkan dapat direspon oleh siswa dengan memberikan komentar atau berdiskusi.

Melalui Kelas Digital pula guru akan memberikan penugasan, ulangan secara online, serta pengumuman.

Tugas dapat dilaporkan oleh siswa melalui media Kelas Digital pula dengan cara mengunggah file penugasan.

Sementara itu, hasil ulangan secara online akan memudahkan guru untuk me…

Jeffrey Lang: Profesor Atheis Itu, Akhirnya Peluk Islam

Sikap kritisnya terhadap logika keberadaan Tuhan membawanyanya pada atheisme di usia remaja. Namun, kekalahan logikanya oleh Alquran sepuluh tahun kemudian membimbing profesor Matematika ini pada Islam, agama yang pernah hadir dalam mimpinya.
"Ayah, apakah surga itu benar-benar ada?" Jeffrey Lang kecil bertanya kepada ayahnya saat berjalan-jalan bersama anjing peliharaannya di pantai, sekitar 50 tahun lalu.

Muridku Bertanya Tentang UN

Murid-muridku bertanya,
“Bu, apa artinya UN bagi kami?”. “Dirimu!” jawabku singkat.
“Maksudnya?” “Tunjukan, bahwa diri kalian bisa!”
"Untuk sebuah tanda kelulusan? “Bukan!”
“Untuk jaminan masa depan?” “Bukan”

Soal Eksekusi UN, Pemerintah Membangkang

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah dinilai tidak punya itikad baik untuk memperbaiki sistem pendidikan nasional, terutama terkait dengan kebijakan ujian nasional. Hal ini terlihat dari ketidakpedulian pemerintah pada teguran atau peringatan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat soal eksekusi putusan UN.
Pemerintah, dalam hal ini Presiden, Wakil Presiden, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), serta Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), tidak memenuhi panggilan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat terkait eksekusi keputusan soal UN yang dijadwalkan pada Selasa (10/4/2012).