Langsung ke konten utama

Selamat Datang di Kelas Digital Sejarah

Selamat datang di Kelas Digital Pelajaran Sejarah SMAN 2 Kuningan. Ini merupakan media pembelajaran Sejarah yang diampu oleh guru Dra. N. Sri Endang Susetiawati, M.Pd.

Dengan media Kelas Digital Sejarah ini, diharapkan siswa dapat melakukan proses belajar secara lebih mudah, intensif dan dapat dilakukan kapanpun, baik saat berada di sekolah maupun saat usai pulang sekolah.

Kelas Digital Sejarah merupakan media komunikasi dalam proses pembelajaran Sejarah yang dapat diakses melalui handphone, komputer atau laptop.

Melalui Kelas Digital ini, guru akan memberikan konten belajar, baik berupa teks, foto, video atau dokumen lainnya yang diharapkan dapat direspon oleh siswa dengan memberikan komentar atau berdiskusi.

Melalui Kelas Digital pula guru akan memberikan penugasan, ulangan secara online, serta pengumuman.

Tugas dapat dilaporkan oleh siswa melalui media Kelas Digital pula dengan cara mengunggah file penugasan.

Sementara itu, hasil ulangan secara online akan memudahkan guru untuk me…

Isak Bunda di Pantura



Bunda... di manakah tempat ini?
Di tempat yang kita tidak akan lagi merasakan kesusahan, sayang...

Asyiiiikkk....
Bunda... benarkah?
Benar sayang.... harapan yang lempang...
Saatnya kita.. untuk bisa terus tersenyum... dan penuh tawa....


Bunda... lihatlah! Rumah kita sangat luas....
Iya sayang... rumah yang nyaris tak terlihat dinding-dinding yang menyekat...

Oh iya, Bunda?
Iya sayang... halaman yang luas ... mengajakmu untuk leluasa bisa bermain dan berlari...
Bersama teman.. dan saudara...

Betapa senangnya, Bunda....
Iya sayang.... ambillah makanan apa saja yang paling disuka....
Tanpa harus menunda...

Hmm.. senangnya...
Bunda... wajah bunda terlihat putih...
Iya sayang... wajahmu juga.. jauh lebih putih...
Kita berhias busana indah serba putih, sayang...

Sesaat...
Senyap menyelinap...
Telinga si kecil menangkap sesuatu..
Wajahnya berbalik arah...

Bunda... lihat di TV!
Banyak orang...
Itu kan motor ayah...
Bukan sayang... motor ayah masih ada di rumah..

Bunda.. itu ayah... tertidur di jalan..
Bukan sayang.... itu orang lain...

Bunda.... itu Nisa.. berpelukan dengan bunda...
Bukan sayang... itu orang lain...

Bunda... itu kita.... tertidur di jalan...
Hiiiii.... berdarah....
Sudahlah sayang.... ayo ke sini... dekaplah bunda..

Si kecil terdiam...
Kedua matanya menatap kosong...
Kesedihan... tak mampu lagi disembunyikan...
Selanjutnya... hanya geleng-geleng kepala....

Lalu ia mendekat.... memeluk Bunda....
Dan... menangis..
Merasakan kesakitan....

Tidak... !!! Bunda.... !!!
Maafkan ayah dan bundamu sayang....

Keduanya terisak...
Suaranya lirih....
Bersahutan...

Seiring berita arus balik mudik yang terus terdengar...
“Satu keluarga tewas terlindas! Tiga pemudik bermotor yang terdiri atas suami-istri, dan 1 anak berusia 5 tahun tewas terlindas bus di jalur Pantura,...”


Baca Juga

Komentar