Langsung ke konten utama

Selamat Datang di Kelas Digital Sejarah

Selamat datang di Kelas Digital Pelajaran Sejarah SMAN 2 Kuningan. Ini merupakan media pembelajaran Sejarah yang diampu oleh guru Dra. N. Sri Endang Susetiawati, M.Pd.

Dengan media Kelas Digital Sejarah ini, diharapkan siswa dapat melakukan proses belajar secara lebih mudah, intensif dan dapat dilakukan kapanpun, baik saat berada di sekolah maupun saat usai pulang sekolah.

Kelas Digital Sejarah merupakan media komunikasi dalam proses pembelajaran Sejarah yang dapat diakses melalui handphone, komputer atau laptop.

Melalui Kelas Digital ini, guru akan memberikan konten belajar, baik berupa teks, foto, video atau dokumen lainnya yang diharapkan dapat direspon oleh siswa dengan memberikan komentar atau berdiskusi.

Melalui Kelas Digital pula guru akan memberikan penugasan, ulangan secara online, serta pengumuman.

Tugas dapat dilaporkan oleh siswa melalui media Kelas Digital pula dengan cara mengunggah file penugasan.

Sementara itu, hasil ulangan secara online akan memudahkan guru untuk me…

Kurikulum Baru, Ayo Berikan Tanggapanmu!


Srie, - Saat ini, kurikulum baru sudah memasuki tahap uji publik untuk memperoleh tanggapan, masukan, saran atau kritikan dari berbagai elemen masyarakat. Sabtu, pekan lalu (24/11), Mendikbud, Mohammad Nuh, mengawali uji publik di kampus Universitas Negeri Manado di Tomohon, yang dihadiri oleh para guru, kepala sekolah, dan kepala dinas se-provinsi Sulawesi Utara. 

Mulai Kamis, pekan ini, uji publik akan digelar di 5 kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Medan, Yogyakarta, Denpasar dan Makssar. Wakil mendikbud, Musliar Kasim mengatakan, tahap uji publik akan berlangsung selama tiga pekan ke depan.

Terkait dengan draft kurikulum baru yang hingga kini belum di-publish secara utuh dan lengkap, Mendikbud berjanji akan mengunggahnya melalui situs kemendikbud dalam waktu dekat.
Kini, adakah tanggapan, saran, masukan atau kritikan dari Anda terhadap kurikulum baru tersebut? Ayo, berikan tanggapan anda di sini, sebagai salah satu wujud kepedulian kita bersama atas masa depan pendidikan bangsa. 
Terima kasih, salam persahabatan. [Srie]

Catatan: Masukan atau saran selama uji publik kurikulum baru dapat disampaikan ke situs resmi milik Kemdikbud http://kurikulum2013.kemdikbud.go.id. sebagaimana berita yang menyatakan uji publik kurikulum baru dapat dilakuan secara online.
Baca Juga

Komentar

  1. kalau sampai TIK dihapuskan, tandanya Indonesia hanya ingin menjadikan siswa nya sebagai user karena siswa hanya mengerti penggunaannya saja tanpa mengetahui seluk beluk dari software nya dan memiliki kemungkinan tertinggal teknologi yang update apalagi sekarang muncul operation system bermacam". Selain itu, ini pertanda mematikan guru" TIK

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mana mungkin bisa Maju IPA SD di Hapus IPA SMP Dikurangi , Kurikulum Berbasis Apa Ini ? Sain ? Mohon Dipikirkan dengan sungguh . KTSP Sdah Bagus,Muatan Lokal Sesuai Kompetensi Anak Lewat Pengembangan Diri, Sikap Ilmiah IPA merupakan pembentukan karakter anak ,klau Melihat Metriknya Kurikulum Baru menghapal ... .

      Hapus
  2. Metrik Kurikulum Baru berorentasi MENGHAPAL SEJARAH , OLAH RAGA 2 Jadi 3 jam ,,Dulu Sdh Disempurnakan 2 menjadi 3 IPA SD diHAPUS SMP Kurangi Mohon Di cermati Para Pakar yang Punya Kebijakan , Kita Berorentasi Kedepan Kurikulum Berbasis Sain ? Maka Mohon Jam IPA SMP Sama dengan MAT karena Didlam nya IPA ada pembentukan karakter Anak Dari SIKAP ILMIAH yang Di kembangkan.

    BalasHapus
  3. Bapak/Ibu pengambil kebijakan, kalau IPS SMP dikurangi jam nya, padahal Kopetensi yg harus dicapai siswa cukup banyak...BAGAIMANA; walaupun dengan pendekatan tematik, siswa smp sebagian besar belum mampu berfikir integratif . KTSP misalnya kemarin yg tadinya IPS berdiri sendiri (geografi, ekonomi, sejarah) masing-masing 2 jam, kemudian KTSP menjadi 4 jam, Kenyataan kopetensi yang harus dikuasai siswa dalam standart isi lebih banyak ( geografi, ekonomi, sejarah, sosiologi)sejarah terus bertambah seiring sejarah perjalanan bangsa. OLEH SEBAB itu mohon benar-benar dikaji secara sebelum ambil kebijakan mendetail

    BalasHapus

Posting Komentar

Kami menghargai komentar yang relevan dengan konten tulisan, menggunakan bahasa yang baik dan sopan, dan tidak mengandung unsur kebencian berdasarkan SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan).