Langsung ke konten utama

Selamat Datang di Kelas Digital Sejarah

Selamat datang di Kelas Digital Pelajaran Sejarah SMAN 2 Kuningan. Ini merupakan media pembelajaran Sejarah yang diampu oleh guru Dra. N. Sri Endang Susetiawati, M.Pd.

Dengan media Kelas Digital Sejarah ini, diharapkan siswa dapat melakukan proses belajar secara lebih mudah, intensif dan dapat dilakukan kapanpun, baik saat berada di sekolah maupun saat usai pulang sekolah.

Kelas Digital Sejarah merupakan media komunikasi dalam proses pembelajaran Sejarah yang dapat diakses melalui handphone, komputer atau laptop.

Melalui Kelas Digital ini, guru akan memberikan konten belajar, baik berupa teks, foto, video atau dokumen lainnya yang diharapkan dapat direspon oleh siswa dengan memberikan komentar atau berdiskusi.

Melalui Kelas Digital pula guru akan memberikan penugasan, ulangan secara online, serta pengumuman.

Tugas dapat dilaporkan oleh siswa melalui media Kelas Digital pula dengan cara mengunggah file penugasan.

Sementara itu, hasil ulangan secara online akan memudahkan guru untuk me…

Mendikbud Awali Lakukan Uji Publik Kurikulum Baru


Minahasa --- Untuk pertama kalinya Kemdikbud memulai uji publik terhadap kurikulum 2013 yang baru saja selesai dilakukan penataan dan penyempurnaan dari kurikulum sebelumnya. Tidak tanggung-tanggung yang melakukan ini pun langsung disampaikan oleh Mendikbud, Mohammad Nuh, Sabtu (24/11) siang.

Hadir di auditorium Universitas Negeri Manado di Tomohon itu sekitar seribu orang lebih peserta yang terdiri atas guru, kepala dinas, kepala sekolah se-Provinsi Sulawesi Utara. “Untuk pertama kalinya kami mengadakan uji publik, dan kami memilih provinsi Sulawesi Utara,” kata Mendikbud.
Inti dari Kurikulum 2013, kata Nuh mengawali penjelasannya, adalah ada pada upaya penyederhanaan, dan tematik-integratif. “Kurikulum 2013 disiapkan untuk mencetak generasi yang siap di dalam menghadapi masa depan. Karena itu kurikulum disusun untuk mengantisipasi perkembangan masa depan,” katanya.
Titik beratnya, kata Mendikbud menjelaskan, bertujuan untuk mendorong peserta didik atau siswa, mampu lebih baik dalam melakukan observasi, bertanya, bernalar, dan mengkomunikasikan (mempresentasikan) apa yang mereka peroleh atau mereka ketahui setelah menerima materi pembelajaran.
“Adapun obyek yang menjadi pembelajaran dalam penataan dan penyempurnaan kurikulum 2013 ini, katanya menambahkan, menekankan pada fenomena alam, sosial, seni, dan budaya,” katanya.
Nuh berharap melalui pendekatan itu diharapkan siswa kita memiliki kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan jauh lebih baik. Mereka akan lebih kreatif, inovatif, dan lebih produktif, sehingga nantinya mereka bisa sukses dalam menghadapi berbagai persoalan dan tantangan di zamannya, memasuki masa depan yang lebih baik. (kem)
Baca Juga

Komentar