Langsung ke konten utama

Selamat Datang di Kelas Digital Sejarah

Selamat datang di Kelas Digital Pelajaran Sejarah SMAN 2 Kuningan. Ini merupakan media pembelajaran Sejarah yang diampu oleh guru Dra. N. Sri Endang Susetiawati, M.Pd.

Dengan media Kelas Digital Sejarah ini, diharapkan siswa dapat melakukan proses belajar secara lebih mudah, intensif dan dapat dilakukan kapanpun, baik saat berada di sekolah maupun saat usai pulang sekolah.

Kelas Digital Sejarah merupakan media komunikasi dalam proses pembelajaran Sejarah yang dapat diakses melalui handphone, komputer atau laptop.

Melalui Kelas Digital ini, guru akan memberikan konten belajar, baik berupa teks, foto, video atau dokumen lainnya yang diharapkan dapat direspon oleh siswa dengan memberikan komentar atau berdiskusi.

Melalui Kelas Digital pula guru akan memberikan penugasan, ulangan secara online, serta pengumuman.

Tugas dapat dilaporkan oleh siswa melalui media Kelas Digital pula dengan cara mengunggah file penugasan.

Sementara itu, hasil ulangan secara online akan memudahkan guru untuk me…

Uji Publik Kurikulum Baru, Mulai Kamis Di 5 Kota Besar


JAKARTA--MICOM: Uji publik kurikulum baru akan dilakukan mulai Kamis (29/11). Uji publik akan dilakukan dengan beberapa cara antara lain roadshowke sekolah. 
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M. Nuh mengatakan hal itu. Lantas, Kemendikbud akan melakukan pertemuan dengan para guru, sekolah, pengamat pendidikan, dan pengambil kebijakan. 

Selain itu, draf perubahan kurikulum akan diunggah ke situs Kemendikbud untuk selanjutnya yang dapat diakses masyarakat luas untuk diberi saran dan masukan. 
Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) Musliar Kasim mengatakan proses uji publik yang akan berlangsung selama tiga minggu ini akan diikuti berbagai kalangan. 
Uji publik akan dilaksanakan di lima kota besar yaitu Jakarta, Medan, Yogyakarta, Denpasar, dan Makassar. 
"Kelima kota besar tersebut dipilih antara lain berdasarkan jumlah penduduk, kepadatan, dan jumlah peserta didik," ujar Wamendikbud saat dihubungi pada Senin (26/11). 
Lalu terdapat 33 kota lain dan kabupaten yang tersebar di seluruh wilayah Tanah Air yang akan dijadikan lokasi uji publik. 
"Pada pertemuan di kota-kota besar serta kota dan kabupaten akan ada paparan, 
pembahasan, diskusi, tukar pikiran, dan penyusunan kompetensi seperti untuk standar kelulusan," urai Musliar. (*/OL-5)


Catatan: Wamendikbud mengklarifikasi, bahwa uji publik kurikulum baru tidak cuma di 5 kota besar, klik di sini.

Baca Juga

Komentar

  1. wah ga mikir kali nih mentri!!!yang diambil cuma kota2 maju...bagaimana dengan kota yang tertinggal!!!bukannya malah yang pintar makin pintar. yang bodoh makin bodoh dan idiot bisa2!

    BalasHapus

Posting Komentar

Kami menghargai komentar yang relevan dengan konten tulisan, menggunakan bahasa yang baik dan sopan, dan tidak mengandung unsur kebencian berdasarkan SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan).