Langsung ke konten utama

Selamat Datang di Kelas Digital Sejarah

Selamat datang di Kelas Digital Pelajaran Sejarah SMAN 2 Kuningan. Ini merupakan media pembelajaran Sejarah yang diampu oleh guru Dra. N. Sri Endang Susetiawati, M.Pd.

Dengan media Kelas Digital Sejarah ini, diharapkan siswa dapat melakukan proses belajar secara lebih mudah, intensif dan dapat dilakukan kapanpun, baik saat berada di sekolah maupun saat usai pulang sekolah.

Kelas Digital Sejarah merupakan media komunikasi dalam proses pembelajaran Sejarah yang dapat diakses melalui handphone, komputer atau laptop.

Melalui Kelas Digital ini, guru akan memberikan konten belajar, baik berupa teks, foto, video atau dokumen lainnya yang diharapkan dapat direspon oleh siswa dengan memberikan komentar atau berdiskusi.

Melalui Kelas Digital pula guru akan memberikan penugasan, ulangan secara online, serta pengumuman.

Tugas dapat dilaporkan oleh siswa melalui media Kelas Digital pula dengan cara mengunggah file penugasan.

Sementara itu, hasil ulangan secara online akan memudahkan guru untuk me…

Pembayaran TPG Masih Kacau, Guru Tidak Terima Utuh


BANDUNG, KOMPAS.com- Pembayaran tunjangan profesi guru di berbagai daerah di Indonesia hingga Minggu (2/12/2012) tidak utuh diterima guru sebanyak 12 bulan. Pemerintah daerah beralasan dana yang dikucurkan dari pemerintah pusat memang tidak mencukupi.
"Pembayaran tunjangan profesi guru selalu kacau. Kami menutut ada perbaikan dalam sistem pembayaran tunjangan profesi guru," kata Iwan Hermawan, Sekretaris Jenderal Federasi Guru Independen Indonesia.

Iwan mencontohkan, pembayaran tunjangan profesi guru di Kota Bandung tiap triwulan dilaporkan kurang Rp 10 miliar. "Menurut orang Kementerian Keuangan yang kami konfirmasi, alokasi APBN- nya kurang, tidak sesuai dengan usulan Kemendikbud. Akibatnya, Kota Bandung kekurangan Rp 40 miliar. Jadi, tahun 2012 ini hanya mampu membayar delapan bulan," kata Iwan.
Para guru bersertifikat di Kota Bandung tahun ini menerima tunjangan profesi guru untuk 8 bulan dari anggaran 2012 dan satu bulan dari sisa  anggaran tahun 2011. "Itulah keanehannya. Tapi yang jelas, data Kementerian Keuangan tidak akurat dengan data guru di daerah. Jadi, hampir seluruh Jawa Barat tahun 2012 kurang. Akan tetapi, Kemendikbud selalu menyalahkan daerah," kata Iwan.
Menurut Iwan, usai ujian sekolah pada pertengahan Desember ini komunitas guru Jawa Barat akan mendatangi Kemendikbud, Kemenkeu, dan membuat laporan ke Ombudsman. "Harus diusut kekurangan pembayaran tunjangan profesi guru yang terjadi setiap tahu,," kata Iwan.
Editor :
Marcus Suprihadi
Baca Juga

Komentar