Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2013

Selamat Datang di Kelas Digital Sejarah

Selamat datang di Kelas Digital Pelajaran Sejarah SMAN 2 Kuningan. Ini merupakan media pembelajaran Sejarah yang diampu oleh guru Dra. N. Sri Endang Susetiawati, M.Pd.

Dengan media Kelas Digital Sejarah ini, diharapkan siswa dapat melakukan proses belajar secara lebih mudah, intensif dan dapat dilakukan kapanpun, baik saat berada di sekolah maupun saat usai pulang sekolah.

Kelas Digital Sejarah merupakan media komunikasi dalam proses pembelajaran Sejarah yang dapat diakses melalui handphone, komputer atau laptop.

Melalui Kelas Digital ini, guru akan memberikan konten belajar, baik berupa teks, foto, video atau dokumen lainnya yang diharapkan dapat direspon oleh siswa dengan memberikan komentar atau berdiskusi.

Melalui Kelas Digital pula guru akan memberikan penugasan, ulangan secara online, serta pengumuman.

Tugas dapat dilaporkan oleh siswa melalui media Kelas Digital pula dengan cara mengunggah file penugasan.

Sementara itu, hasil ulangan secara online akan memudahkan guru untuk me…

UN Amburadul: Pak Mendikbud, Ajarkan Kami Bersikap Ksatria

Oleh Srie
Tanyakan pada rakyat Indonesia, bagaimana pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun ini? Gagal! Paling tidak, itulah kata yang cukup mewakili penilaian masyarakat yang muncul di media massa.
Tanyakan pada Mendikbud, Mohammad Nuh, mengapa UN 2013 berlangsung amburadul? “Mohon maaf!”. Sederet alasan keluar, kemudian ditutup dengan permohonan maaf yang terkesan sangat memelas, seolah meminta pengertian dari seluruh rakyat Indonesia.
Bahwa UN yang telah berlangsung selama ini sudah selayaknya dihapus dalam sistem pendidikan nasional kita telah banyak disuarakan oleh para guru, pemerhati pendidikan dan komponen publik lainnya.
Singkatnya, UN yang dianggap telah merampas hak guru dan sekolah sebagai penentu evaluasi kelulusan peserta didik telah terbukti lebih banyak menimbulkan dampak negatif dibandingkan manfaat positif yang dapat diraih dari gelaran proyek nasional bernilai sekitar Rp 560 miliar per tahun itu.
Namun demikian, setiap tahun pula, dengan berjuta alasan, Mendikbud bese…